Suara.com - Penggunaan wadah plastik begitu melekat pada kehidupan kita sehari-hari, baik sebagai wadah makanan, minuman, dan lainnya. Bahkan, untuk penggunaan botol plastik, dilansir dari World Atlas, Indonesia menjadi negara ke-4 pengguna terbanyak di dunia.
Jumlah ini pun terus meningkat, di mana saat ini tercatat penggunaan botol plastik di Indonesia mencapai 4,82 miliar.
Bahkan, data dari Euromonitor pun menyebutkan, berdasarkan pertumbuhan rata-rata (CAGR) di Indonesia, pasar produk plastik rumah tangga terus mengalami peningkatan hingga tahun ini.
Sayangnya, hal ini tidak diikuti dengan kesadaran penggunaan wadah plastik yang aman dan tepat. Padahal, Direktur Sekolah llmu Lingkungan Universitas Indonesia, DR. Emil Budianto, mengatakan bahwa setiap wadah plastik sebenarnya sudah memiliki kode yang menjelaskan identitas dari wadah plastik tersebut.
"Tapi hingga saat ini, masyarakat belum peka terhadap kode-kode yang tertera, seperti yang ada pada kemasan botol mineral," ungkapnya dalam acara “Technoplast Bijak Menggunakan Wadah Plastik Untuk Kehidupan yang Hebat”, di Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).
Melansir data dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terdapat 6 jenis plastik untuk wadah makan, yaitu:
(1) Polietilen Tereftalat (PET atau PETE), biasa digunakan untuk botol minyak sayur, tempat makan ovenproof. Direkomendasikan hanya sekali pakai.
(2) High Density Polyethylene (HDPE), digunakan sebagai botol susu atau jus yang berwarna putih, atau kemasan mentega. Direkomendasikan hanya sekali pakai.
(3) Polivinil Klorida (PVC atau V), digunakan untuk botol deterjen atau sampo. Termasuk plastik yang sulit didaur ulang dan berbahaya.
(4) Low Density Polyethylene (LDPE), biasa digunakan untuk kantong belanja (kresek), pembungkus makanan segar, dan botol yang dapat ditekan. Plastik jenis ini sulit dihancurkan, tetapi baik untuk tempat makanan.
(5) Polipropilen (PP), sebagai pembungkus biskuit, botol minuman atau obat, dan sedotan. Ini jenis plastik terbaik untuk menyimpan makanan dan minuman.
(6) Polystyrene (PS), digunakan pada styrofoam, wadah makanan beku atau cepat saji. Sebaiknya hindari jenis plastik ini untuk wadah makanan atau minuman.
Keenam jenis plastik tersebut, lanjut DR. Emil, memiliki fungsinya masing-masing. Masyarakat Indonesia kini harusnya mulai tahu bahwa setiap jenis plastik memiliki treatment yang berbeda. Ada yang tidak boleh kena panas secara langsung, dan ada juga yang tidak bisa bertemu dengan suhu dingin.
"Ketika kita sudah paham, kita pun akan secara otomatis menggunakan wadah plastik dengan cara yang tepat, yaitu memilih material plastik yang tidak berbahaya bagi kesehatan dan ramah lingkungan, desain kemasan plastik yang limbahnya paling sedikit, sehingga kita menjadi konsumen yang cerdas," tutup dia.
Baca Juga: MKD Terima Kunjungan Komite Etik Parlemen Filipina
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
5 Moisturizer Lokal untuk Usia 45 Tahun, Bantu Kurangi Tampilan Tanda Penuaan
-
5 Toner Ekstrak Beras untuk Kulit Awet Muda, Mulai dari Rp25 Ribuan
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Jadi Juara, ISI Jogja & SMKN 5 Denpasar Siap Tampil di Grand Final iForte National Dance Competition
-
Kenalan Apa Itu Transformasi Digital, dari Cara Kerja Manual ke Sistem yang Lebih Rapi
-
5 Hair Tonic untuk Atasi Ketombe dan Gatal, Kulit Kepala Jadi Lebih Sehat
-
5 Sepatu Jalan Lokal Murah Versi Dokter Tirta, Anti Pegal dan Kalcer Dipakai Bergaya
-
7 Rekam Jejak Dr Tyler Bigenho, Suami Aurelie Moeremans Ternyata Dokter Spesialis 'Kretek'
-
7 Sunscreen Tone Up di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Cat Rambut yang Ampuh Tutupi Uban di Alfamart, Harga Mulai Rp14 Ribuan