Suara.com - Normalnya, sebuah pulau identik dengan pantai berpasir putih, lautan biru, hingga resor yang dapat digunakan untuk liburan.
Meski begitu, layaknya beberapa kota di dunia, ada juga pulau-pulau yang ditinggalkan oleh penduduknya dan dilupakan.
Padahal, pulau-pulau ini dulunya ramai dihuni penduduk dan bahkan bisa dibilang makmur.
Mengutip laman Atlas Obscura, inilah deretan pulau yang kini ditinggalkan dan hanya dihuni sisa-sisa reruntuhan.
1. Pulau Gunkanjima
Pulau Gunkanjima atau yang dikenal juga dengan nama Pulau Hashima adalah pulau kecil di lepas pantai Nagasaki, Jepang.
Dulunya, pulau ini didirikan oleh Mitsubishi Corporation pada awal 1900-an dan digunakan sebagai tempat menambang batu bara.
Bahkan, saking makmurnya, area perkotaan yang padat pun tumbuh di pulau ini dan membuatnya diberi nama "pulau tanpa tumbuhan".
Sayangnya, ketika sumber batu bara di sini habis, Mitsubishi pun menutup Gunkanjima dan para penduduknya pergi dari sana.
Baca Juga: Nicholas Saputra Kagum sekaligus Miris dengan Keindahan Pulau Alor
2. Pulau Poveglia
Di Venesia, ada sebuah pulau bernama pulau Poveglia yang terlantar dan punya sejarah seram.
Pulau ini sendiri dulunya digunakan sebagai tempat karantina pasien yang terkena wabah mematikan pada abad ke-18. Saking banyaknya orang yang dikarantina, 50% tanah di pulau ini bahkan terbuat dari sisa jasad manusia.
Maka, tidak heran jika pulau ini pun dipercaya berhantu dan hanya dikunjungi oleh para pemburu hantu dan investigator paranormal.
3. Pulau McNab
McNab adalah nama sebuah pulau yang kini dihuni aneka macam reruntuhan mulai dari rumah, pabrik, hingga basis militer.
Tag
Berita Terkait
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi
-
Efek AS Blokir Selat Hormuz Sudah Terasa, Tanker Minyak Menuju Iran Lumpuh
-
Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition