Suara.com - Entrepreneurs of Modest Fashion, Wadah Desainer Jawa Barat Tampilkan Karya
Entrepreneurs of Modest Fashion (EOMF) tampil sebagai community partner dari acara Modest Fashion Founders Fund Celebration Days yang diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Markamarie.
EOMF adalah kumpulan pengusaha yang bergerak di industri modest fashion dari pengusaha tekstil, manufaktur, aksesoris hingga pengusaha penyedia jasa kreatif.
Perjalanan EOMF dimulai bulan September lalu. Sekelompok pengusaha modest fashion yang berasal dari Jawa Barat yaitu Hanny Lovelly , Mien Adhi Moestafa, Hesty Widia, Zuebarqa by Benz berdiskusi dengan Franka Soeria, Co-founder Markamarie dan Modest Fashion Weeks. Mereka mengungkapkan keinginannya untuk tergabung dalam komunitas yang efektif di dalam hal fashion bisnis.
Franka kemudian memutuskan untuk menginisiasi lahirnya EOMF dengan cabang pertama di Jawa Barat. Dari pertemuan itu, Hanny, Mien, Hesty dan Benz pun membuat launching EOMF pertama 5 September lalu di Bandung.
Dalam waktu 4 hari, EOMF telah memiliki lebih dari 100 anggota yang terdiri dari desainer/brand hingga pengusaha tekstil dan telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dari pemerintah maupun swasta.
“Saya bersama Markamarie mendukung penuh sepak terjang EOMF. Sudah saatnya kita membuka akses kepada desainer daerah. Indonesia begitu besar dan tidak bisa diwakili oleh segelintir orang saja. Entrepreneur of Modest Fashion menyimpan banyak bintang baru di masa depan. Suatu saat nanti, setiap daerah di Indonesia harus memiliki bintang modest fashionnya sendiri,” ujar Franka Soeria saat ditemui Suara.com belum lama ini di Jakarta.
Dari wadah ini, EOMF Jawa Barat tampil untuk pertama kalinya di Jakarta. Di acara Modest Fashion Founders Fund Celebration Days. Komunitas ini berpartisipasi dalam bentuk talkshow dan fashion show.
Ada 22 desainer yang terlibat. Di slot pertama, deretan brand modest fashion yaitu Klambikoe by Anti, Wanna Hijab by Ratnawati, Sarah Syari, Kamiladesign by Desy, Zaviera Hijab by Sri Sundari, TB Fashion by Tuti Busono, Two Bag by Ratu Fadhlan, Alumazra by Kathy Anggraini, Mela Hijab Style by Mela, Eldir by Ella Dira, Zalifa by Nina Zalifa memeriahkan panggung Modest Fashion Founders Fund Celebration Days. Para desainer memanfaatkan kesempatan ini untuk menampilkan karya terbaiknya.
Baca Juga: Pakai Gaun Hitam Ratusan Juta, Meghan Markle Dikritik Fashion Stylist
“Antusiasme peserta dari daerah begitu besar. Mereka ingin diperhatikan dan mendapatkan akses lebih baik dan lebih terarah. Kami mewakili Jawa Barat sudah siap berlari cepat dengan talenta-talenta yang ada. Kami bersinergi dengan perusahaan tekstil terpercaya seperti Sipata Moda yang mau mendukung banyak desainer di komunitas kami. Program seperti ini akan membawa banyak kebaikan bagi semua orang,” tambah Hanny Lovelly mewakili kelompoknya.
Dalam ajang itu terpilih top 20 Modest Fashion Founders Fund adalah Neera Alatas, Wad Studio, Sayee Indonesia, Auliya, Dresssofia, Hannie Hananto, Rhani by Ilham Mulyadi, Hwan Eco Ethnic, Keihana, Eugene Effectes, Lovage, Luluk Marla Modestwear, Koolastuffa, Nonss, Emphaty, Meeta Fauzan, Swimsweets, Monika Jufry, Baby Malika, WGB (Wah Gede Banget).
"Deretan fashion show Entrepreneurs of Modest Fashion ini membuktikan bahwa talenta kreatif tidak hanya dimiliki oleh desainer dan brand di kota besar. Dengan akses yang lebih terbuka, mereka dapat mempromosikan bakatnya dengan lebih baik lagi," tandas Franka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M