Suara.com - Berwisata menggunakan campervan tengah populer sebagai salah satu cara berbeda untuk mengeksplor Selandia Baru (New Zealand).
Buat yang belum tahu, campervan merupakan akomodasi berjalan yang biasanya berupa mobil berukuran besar (karavan) yang dari segi interior mirip seperti rumah, di mana ada tempat tidur, toilet, hingga dapur di dalamnya.
Dibandingkan dengan hotel, campervan menawarkan berbagai hal yang tidak bisa kita dapatkan saat menginap di hotel. Inilah yang menjadikan campervan kini banyak dipilih saat berwisata ke Selandia Baru, termasuk bagi beberapa selebriti di Indonesia.
Salah satunya adalah Ringgo Agus Rahman bersama keluarga. Kali ini, suami dari Sabai Dieter tersebut mencoba pengalaman baru ini bersama dua keluarga selebriti lainnya, yakni Tarra Budiman dan Ayudia Bing Slamet.
Dalam beberapa postingan di akun Instagram pribadinya @ringgoagus, bintang film 'Keluarga Cemara' ini membagikan pengalamannya saat berwisata dengan campervan bersama dua keluarga yang lain.
"Kehidupan nomaden selama beberapa hari ke depan..." tulisnya di Instagram dengan latar belakang foto yang memperlihatkan tiga campervan sedang terparkir.
Nah, ingin mencoba pengalaman yang sama bersama keluarga seperti yang dilakukan para selebriti ini? Berikut 10 hal yang harus diketahui sebelum memulai perjalanan dengn campervan, dilansir Backpckerguide.nz.
1. Musim mempengaruhi harga
Bersantai di luar dengan campervan yang tengah terparkir di musim panas memang cukup menggoda. Namun, pada musim panas seperti ini, harga berwisata dengan campervan cukup tinggi, yakni dua kali lipat dari musim lainnya. Anda bisa mendapatkan harga lebih murah jika menyewanya saat pertengahn musim atau di luar musim panas yang populer bagi masyarakat Selandia Baru.
2. Beberapa campervan berlakukan batasan usia
Baca Juga: 5 Hal tentang New Zealand yang Perlu Anda Tahu Sebelum Liburan Ke Sana
Banyak perusahaan penyewaan campervan memberlakukan biaya tambahan untuk pengemudi muda, biasanya pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Plus, jika Anda berusia di bawah 21 tahun, kemungkinan besar Anda tidak akan bisa menjadi pengemudi campervan.
Namun demikian, ada banyak perusahaan penyewaan campervan yang berspesialisasi dalam penyewaan kendaraan untuk pengemudi yang lebih muda, yang berarti Anda dapat menyewa campervan mulai dari usia 18 (selama Anda memiliki SIM Internasional).
3. Waspadai biaya satu arah
Bepergian dari Pulau Utara (North Island) ke Pulau Selatan (South Island), atau sebaliknya? Yah, Anda pasti akan dikenakan biaya tambahan untuk itu. Mengembalikan campervan di lokasi yang berbeda dari tempat Anda menyewanya biasanya dikenakan biaya satu arah yang bisa mencapai NZ $ 300 tambahan atau Rp 2,6 juta.
4. Lakukan kesepakatan relokasi campervan
Di sisi lain, jika Anda bepergian dari Pulau Selatan dan mengakhiri perjalanan Anda di Pulau Utara, Anda bisa melakukan beberapa kesepakatan saat menyewa campervan. Kesepakan relokasi campervan ini berarti Anda bisa tidak dikenakan harga dasar dari campervan dan hanya perlu membayar beberapa inklusi. Namun, kesepakatan relokasi campervan ini memiliki ketersediaan terbatas dan beberapa persyaratan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Parfum HMNS Apa yang Wangi Tahan Lama? Cek 6 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong