Suara.com - Hindari Pandemi Perceraian Selama Wabah Corona, Ini yang Bisa Kamu Lakukan
Pandemi virus corona Covid-19 saat ini telah mengganggu hampir seluruh aspek dalam kehidupan termasuk juga hubungan pernikahan.
Dilansir News.com.au para ahli bahkan memperkirakan ada lonjakan permintaan cerai setelah aturan lockdown dicabut di beberapa wilayah dibanyak negara, seperti yang terjadi China.
Bahkan, hal yang lebih serius, terjadinya lonjakan tingkat kekerasan dalam rumah tangga karena orang-orang terlalu lama terkurung di rumah mereka yang menyebabkan tekanan serta kegelisahan.
Belum lagi dengan masalah finansial yang terjadi, yang menyebabkan lebih banyak pasangan bertengakar lebih banyak dari biasanya.
Ini adalah waktu yang menantang dan menguji kesabaran pasangan satu sama lain. Ada kemungkinan, hal ini membuat 'pandemi perceraian' bisa terjadi.
Tetapi situasi ini tidak selalu buruk. Beberapa pasangan menggunakan waktu ini untuk menjadi lebih dekat. Ya, ini adalah kesempatan untuk terhubung kembali secara emosional dan mengatasi masalah yang telah terkubur di bawah permukaan selama ini.
Untuk menghindari keretakan dalam rumah tangga atau menghindari perceraian di tengah pandemi, berikut beberapa langkah yang dapat membantu hubungan Anda.
1. Beri ruang satu sama lain
Baca Juga: Nekat Datangkan 500 TKA China, Pemerintah Disebut Tak Peka dan Keras Kepala
Waktu dan ruang Anda mungkin cukup terbatas saat ini. Tapi, cobalah sebisa mungkin untuk memberi ruang ke dalam hubungan sebaik yang Anda bisa. Misalnya dengan bekerja dari kamar yang berbeda, salah satu dari Anda pergi berjalan-jalan terpisah keluar atau melakukan aktivitas kesukaan yang berbeda.
2. Jaga stabilitas hubungan
Untuk kesehatan mental Anda dan pasangan, atur rutinitas sehari-hari dengan memasukkan waktu yang berisi hal-hal yang biasanya Anda lakukan, seperti mengatur waktu makan, olahraga harian, waktu sendiri, dan waktu bersama.
Jika Anda memiliki anak-anak yang homeschooling, buat jadwal siapa yang akan bertanggung jawab untuk mendampingi anak-anak, sehingga Anda berdua mendapatkan istirahat dan berbagi tanggung jawab.
"Tanpa waktu ini, tingkat stres Anda akan meningkat dan Anda berisiko mengalami frustrasi pada pasangan Anda," kata Psikolog Donna Cameron
3. Hati-hati dengan emosi yang Anda rasakan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai
-
5 Sepatu Lari Terpopuler di Strava 2025: Desain Menarik, Ada Merek Lokal Murah
-
5 Rekomendasi Krim yang Efektif Samarkan Selulit, Kulit Auto Kencang dan Awet Muda
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
5 Pilihan Moisturizer Anti Aging Terbaik di Indomaret, Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Fun Run hingga Photo Spot, Minions Run Hadirkan Pengalaman Lari Seru di Jakarta
-
4 Krim Pagi untuk Bantu Atasi Flek Hitam Usia 40 Tahun, Harga Murah Mulai Rp20 Ribuan