Suara.com - Keraton Kasepuhan Cirebon Kembali Dibuka Untuk Umum
Tempat wisata sejarah dan budaya Keraton Kasepuhan Cirebon di Jawa Barat kembali dibuka untuk umum mulai Sabtu (29/5) setelah selama hampir tiga bulan ditutup guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Mulai hari ini Keraton Kasepuhan Cirebon sudah dibuka kembali, baik untuk pelajar maupun umum," kata Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat di Cirebon seperti yang Suara.com kutip di Antara, Minggu (30/5/2020).
Meski operasional seperti biasa, Sultan Arief mengatakan bahwa wisatawan yang mengunjungi Keraton Kasepuhan Cirebon diwajibkan menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Seperti wajib mengenakan masker, cuci tangan, dan juga membawa hand sanitizer (penyanitasi tangan)," ujarnya.
Dia menambahkan, pengurus Keraton Kasepuhan Cirebon juga menyediakan tempat cuci tangan untuk pengunjung.
Menurut dia, sebelum pandemi Covid-19 setiap hari hampir 1.000 orang berwisata ke Keraton Kasepuhan Cirebon. "Kalau setiap bulan kita dikunjungi sekitar 15 ribu sampai 20 ribu wisatawan dari berbagai daerah," katanya.
Warga sekitar sebagian mengandalkan pendapatan dari berdagang atau menawarkan jasa di kompleks keraton tersebut.
Sultan Arief berharap pembukaan kembali kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon untuk kegiatan wisata bisa membantu warga yang sehari-hari biasa berjualan di kawasan wisata tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Baca Juga: Ashanty Gelar Syukuran Ganti Nama Anak Angkat, Intip 5 Momennya yuk!
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah