Suara.com - Tagar 'New Teacher Challange' atau tantangan guru baru menjadi tren terkini di platform video musik TikTok. Tantangan ini memperlihatkan bagaimana orangtua berpura-pura memperlihatkan seorang guru baru ke anak-anak mereka, melalui aplikasi Facetime.
Gambar guru baru tersebut biasanya adalah foto seseorang yang membuat wajah konyol. Tapi terkadang, para orangtua di TikTok memilih menggunakan wajah orang dengan disabilitas seperti milik Lizzie Velasques.
Mereka senang dan tertawa saat sang anak kaget atau ketakutan melihat 'guru baru' nya tersebut.
Mengetahui wajahnya menjadi lelucon orang-orang di TikTok, dengan komentar kejam yang ia terima karena wajahnya, Lizzie akhirnya memilih angkat bicara melalui aplikasi tersebut. Unggahan ini pun viral dan membuat banyak orang mendukungnya.
Lizzie marah karena orangtua seakan mengajarkan anak-anak mereka menertawakan orang lain yang tidak memiliki wajah sempurna.
"Jika Anda adalah orang dewasa yang memiliki anak, tolong jangan ajari mereka bahwa takut pada seseorang yang tidak sama dengan mereka adalah tidak apa-apa," katanya di TikTok.
"Ini adalah tren yang perlu dihentikan. Karena kita adalah manusia. Kita punya perasaan," lanjut Lizzie.
Sayangnya, kata Lizzie, beberapa pengguna yang telah menggunakan fotonya untuk tantangan konyol tersebut menolak untuk menghapus videonya.
"Saya akan terus melakukan apa pun yang saya bisa, apakah itu berbicara tentangnya, atau apakah itu memposting video saya sendiri untuk mencoba memasukkan pelajaran ini, dan berharap itu membantu," kata dia lagi.
Baca Juga: Viral Fans Cilik Ini Sedih saat Messi Tak Hadir di Tempat Latihan Barcelona
Seperti yang dilansir dari CNN, Lizzie dilahirkan dengan sindrom Marfanoid-progeroid-lipodistrofi, kondisi yang sangat langka yang membuatnya tidak bertambah berat badan, sehingga memengaruhi struktur wajahnya dan membuatnya satu matanya menjadi buta.
Menurutnya, cyberbullying memang telah akrab dengan dirinya selama bertahun-tahun. Dia juga diintimidasi saat tumbuh besar di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS). Kemudian, ketika dia berusia 17 tahun, seorang pengguna YouTube membuat video yang menyebutnya "wanita paling jelek di dunia" dan penindasan daring terhadap Lizzie makin mendunia.
Banyak orang asing di dunia menyuruhnya untuk bunuh diri dan menjauh dari perhatian publik agar dia tidak membutakan orang dengan penampilannya. Namun, Lizzie dengan cepat membela diri.
"Saya mencoba untuk tidak membiarkan orang-orang online mendefinisikan saya ke dunia. Itulah satu-satunya tujuan saya dalam pikiran saya," ungkapnya.
Pada usia 31, dan setelah bertahun-tahun melakukan tur pidato, empat buku dan beberapa penampilan TV, kini Lizzie mengaku telah melunakkan pandangannya. Dia merasa perlu mengabaikan penindasan dan mendorong orang yang meremehkannya untuk melatih empati secara online.
Perasaannya masih terluka. Tapi melawan penindasan di dunia maya sekarang ini, dilakukan bukan hanya untuk membela dirinya sendiri, tapi juga membela orang dengan kondisi disabilitas atau kondisi seperti dirinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
-
Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah
-
BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?
-
Siapa Promotor Hammersonic Festival 2026? Refund Tiket 100 Persen usai Jadi Konser Privat
-
Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya
-
Saat Udara Rumah Tak Lagi Aman, Inovasi Pemurni Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Rincian Tarif Listrik Terbaru
-
Sabun Cuci Muka Bagus pH Berapa? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Aman
-
6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama