Suara.com - Selain menentukan hak pengasuhan, pasangan cerai juga biasanya akan membahas tentang harta gono-gini. Tapi, seorang laki-laki di China diputus pengadilan untuk membayar uang sebesar Rp108 juta ke istri untuk pekerjaan rumah tangga yang dilakukan selama pernikahan.
Dilansri dari New York Post, keputusan terobosan ini adalah kasus pertama terkait undang-undang yang baru-baru ini diberlakukan.
Aturan ini mungkin mengharuskan mantan pasangan pencari nafkah untuk menutupi tahun-tahun yang dihabiskan pasangan mereka untuk memasak, membersihkan, membesarkan anak, merawat kerabat yang lebih tua atau mendukung keluarga dari rumah.
Keputusan tersebut telah memicu perdebatan sengit di antara jutaan warga Tiongkok di media sosial mengenai nilai pekerjaan rumah, menurut South China Morning Post.
Pasangan tersebut, yang hanya dikenal sebagai Wang dan Chen - menikah selama lima tahun. Dua tahun di antaranya mereka habiskan terpisah sebelum akhirnya mengajukan gugatan cerai pada tahun 2020, menurut dokumen pengadilan.
Wang berpendapat bahwa dia berhak atas kompensasi, terutama selama dua tahun dia membesarkan putra mereka tanpa masukan penting dari mantan suaminya, Chen.
Wang juga menuduh Chen selingkuh.
Pengadilan memberi Wang hak asuh penuh atas putra mereka dan memerintahkan Chen untuk membayar keluarganya Rp42 juta per bulan ke depan dan tagihan tambahan Rp 108 juta untuk pekerjaan rumah dan tugas perawatan anak yang dilakukan Wang selama menikah.
Di dalam perang perceraian yang pahit antara mantan miliarder
Kritikus di Weibo, situs media sosial terkemuka di China, mengatakan pengadilan tidak berjalan cukup jauh, dengan seorang pengguna menunjukkan bahwa gaji satu tahun untuk pekerjaan apa pun akan lebih dari dua kali lipat jumlah itu.
Baca Juga: Dituduh KDRT, Aliff Alli Ngaku Jadi Sepi Tawaran Kerja
Di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa Wang “juga menikmati hasil dari pekerjaan rumahnya,” jadi mengapa Chen harus bertanggung jawab atas kompensasi?
Zhong Wen, pengacara perceraian di provinsi Sichuan di China, mengatakan kepada SCMP bahwa undang-undang baru, yang diberlakukan 1 Januari tahun ini, menetapkan preseden baru di negara tersebut.
“Mereka yang melakukan pekerjaan rumah tangga direndahkan dalam pernikahan, dengan efek yang paling jelas adalah keterampilan bertahan hidup mereka di masyarakat dan keterampilan profesional mereka mungkin akan menurun,” kata Zhong.
Dia juga mengatakan perintah pengadilan itu konservatif dibandingkan dengan norma perceraian di budaya lain. Ia menambahkan bahwa proses perceraian di Inggris mempertimbangkan kewajiban domestik kedua belah pihak, terlepas dari status pekerjaan mereka, saat membagi properti dan menetapkan tunjangan.
Secara global, perempuan mengambil dua setengah kali lebih banyak pengasuhan dan pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar daripada laki-laki, menurut penelitian oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter
-
5 Krim Penghilang Flek Hitam Murah yang Sudah BPOM, Mulai Rp12 Ribuan
-
Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Review Sandal Barefoot Lokal Pyopp Fledge Jelajah, Aman untuk Lari?