Suara.com - Pasangan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tak segan menunjukan keromantisan mereka di media sosial. Selain menuliskan kalimat romantis, keduanya juga kerap membagikan foto kebersamaan mereka dengan pose mesra.
Termasuk saat keduanya foto untuk prewedding. Beberapa foto menunjukan kemesraan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, seperti berpegangan tangan dan saling merangkul.
Ternyata pose itu juga sesuai dengan bahasa cinta atau love language Erina. Hal itu terungkap dalam video YouTube Bridestory yang menunjukan kebersamaan Kaesang dan Erina bermain kuis tes kecocokan.
Mereka diberi pertanyaan seputar fakta pasangannya, kemudian harus menjawab masing-masing dan akan dilihat kecocokan dari jawaban keduanya.
"Apa love language Erina?" demikian pertanyaan terakhir yang diberikan kepada Kaesang dan Erina, dikutip dari video YouTube tersebut, Kamis (1/12/2022).
Keduanya kompak langsung menulis di papan tulis. Dan saat menunjukan hasilnya, rupanya jawaban mereka sama, yakni physical touch atau sentuhan.
"Yay bener," kata Erina kegirangan.
"Bener kan. Aku tahu," kata Kaesang juga.
Erina tertawa kecil mendengar timpalan Kaesang. Menurutnya, kekasihnya itu akan mampu menjawab benar selama pertanyaannya tidak berkaitan dengan tanggal.
Baca Juga: Pernah Menjadi Kekasih Kaesang Pangarep, Ini Penampilan Felicia Tissue Terbaru
"Asal bukan tanggal, bener," ucap Erina.
Love language sebenarnya cara seseorang mengekspresikan rasa sayangnya kepada orang terdekat, entah pasangan maupun keluarga. Menurut dr Gary Chapman, dikutip dari Verywell Mind, orang yang memiliki love language berupa physical touch cenderung lebih nyaman mengungkapkan rasa sayang dengan sentuhan-sentuhan fisik dibandingkan kata-kata atau memberikan hadiah.
Meski begitu, sentuhan fisik tidak berarti harus dalam bentuk hubungan badan atau seks. Dokter Chapman menyebutkan ada banyak bentuk physical touch selain seks yang bisa dilakukan sebagai ungkapan kasih sayang. Misalnya berpelukan, berpegangan tangan, atau mengelus-elus.
Meski begitu, perlu diketahui bahwa tidak semua bentuk sentuhan fisik berarti love language physical touch. Harus bisa dibedakan sentuhan seperti apa yang termasuk love language physical touch.
Suatu sentuhan fisik atau physical touch dapat dipahami sebagai love language jika terjadi dengan adanya consent atau persetujuan antara kedua belah pihak untuk melakukan sesuatu. Kalau salah satu pihak tidak setuju atau menolak, maka tidak ada consent dalam kegiatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Gak Perlu Mahal! Ini 3 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong
-
3 Shio yang Paling Beruntung Minggu Ini 4-10 Mei 2026, Pintu Kesuksesan Terbuka Lebar
-
Terpopuler: 5 Serum Malam Hempas Flek Hitam Usia 50, Parfum Aroma Mint untuk Cuaca Panas
-
Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas
-
Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda
-
Gusti Bhre Suguhkan Royal Dinner Mangkunegaran 2026: Sajian Kuliner Mewah Sarat Filosofi
-
Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi
-
4 Shio Paling Hoki 4 Mei 2026, Peluang Karier dan Rezeki Melesat
-
Urutan Skincare Glad2Glow Pagi dan Malam untuk Wajah Glowing
-
Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI