Suara.com - Produsen penyedia perlengkapan kegiatan luar ruangan, Eiger Adventure menggandeng Plasticpay -- sebuah gerakan sosial sampah plastik berbasis platform digital, menghadirkan Reverse Vending Machine atau mesin pengumpul plastik di seluruh gerai Eiger di Indonesia.
Program peduli sampah plastik berupa botol plastik bekas ini dilakukan sebagai salah satu cara menekan jumlah sampah plastik yang bertebaran di mana-mana.
Saat ini, mesin pengumpul plastik tersebut ada di empat gerainya di Jakarta (Radio Dalam dan Kelapa Gading), Depok dan Bogor.
Dengan hadirnya mesin pengumpul plastik, siapapun dapat menyetor sampah plastiknya untuk mendapatkan poin EAC.
Nah poin ini nantinya dapat kalian tukar dengan voucher belanja produk-produk Eiger.
“Sebagai brand yang menyediakan perlengkapan untuk menikmati alam, Eiger selalu berkomitmen dengan menghadirkan banyak program yang bertujuan menjaga kelestarian dan keindahan alam, termasuk berkolaborasi dengan Plasticpay dengan menghadirkan beberapa Reverse Vending Machine di beberapa toko terpilih,” jelas Ayi Sunandar, Brand and Community Marketing Manager Eiger di acara Eiger Weekend Blast bertema Keberlanjutan di Eiger Adventure Flagship Store Bogor, beberapa waktu lalu.
Melalui program tersebut, Arif Rahman Abidin, Marketing and Sales Manager dari Plasticpay berharap masyarakat yang belum peduli sampah plastik akan lebih semangat untuk mengumpulkan sampah plastik, sedangkan yang sudah peduli akan lebih bersemangat untuk mengumpulkan sampah plastik.
"Kami juga memiliki visi untuk mengajak masyarakat mengubah sampah plastik yang merusak lingkungan menjadi bermanfaat. Kolaborasi ini bagi kami sangat mengesankan," imbuhnya.
Masyarakat yang ingin menyetorkan sampah botol minum plastiknya di mesin pengumpul plastik di gerai Eiger, terlebih dahulu mendaftar sebagai member EAC untuk dibuatkan akunnya.
Akun ini bermanfaat untuk akumulasi poin yang didapat anggota dari hasil sampah plastik yang telah dikumpulkannya.
Baca Juga: 5 Cara Kurangi Penggunaan Plastik di Kehidupan Sehari-hari, Yuk Jaga Bumi Kita!
Nah, akumulasi poin inilah yang nantinya bisa kalian tukar dengan voucher belanja berbagai produk Eiger. Asyik 'kan!
Berita Terkait
-
Masyarakat Makassar Cuan dari Sampah Plastik, Disulap Jadi Furnitur
-
Bukan Lagi Estetika, Kini Pembangunan Properti Bergeser ke Arah Keberlanjutan
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Keberlanjutan dan Masa Depan Petani di Balik Secangkir Kopi
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?