Suara.com - Kekayaan budaya, membuat Indonesia memiliki beragam wastra dari berbagai daerah di Tanah Air. Tidak jarang bahwa wastra Indonesia dilirik oleh dunia internasional.
Kabar baiknya, wastra Indonesia akan dibawa melenggang di Fashion Show di Deco building, Los Angeles, Amerika Serikat pada (05/03/2023) mendatang. Semua itu dibungkus dengan tema “The Allure of Wastra Indonesia”.
Dalam keterangannya, Director of Program Profere LLC, Endang Hadiputro, mengatakan bahwa fashion Show ini bertujuan untuk mengenalkan keberagaman wastra Indonesia di panggung internasional. serta meningkatkan kapasitas para desainer muda Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain.
“Kita memilih Los Angeles karena pecinta wastra di daerah tersebut sangat besar, kemudian Deco Building salah satu geung heritage milik orang Indonesia juga dapat menjadi tempat promosi wastra kita disana,” lanjutnya.
Ini, lanjut Endang, merupakan event Profere yang kesekian kalinya di Los Angeles dengan tema yang berbeda. “Tahun lalu kita sukses membawa produk kopi ke Amerika, tahun ini kita mencoba wastra Indonesia, dan tahun selanjutnya kita akan membawa produk food and beverage,” urainya.
Sementara itu Muhammad Fazari, Director of Event Profere LLC menambahkan, akan membawa tiga emerging fashion designer diantaranya Irma Susanti dari Identix (Semarang), Rony Biliardo (Yogyakarta), dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda.
“Irma Identix akan membawa 16 koleksi untuk dua show, ia akan membawakan daily wear batik laki-laki dan batik perempuan (Identix batik) kemudian ada Identix sarong, dan t-shirt X Dead Squad. Kemudian Rony Biliardo akan membawa 8 koleksi, dan Dekranasda Kota Samarinda dengan 8 koleksi,” rincinya.
Para designer ini pun akan kita ajak roadshow di Houston dan Loa Angeles. “Kita memilih emerging fashion designer agar mereka dapat menambah jam terbang, mendapat ruang berpromosi di lingkup internasional dan akses pasar secara global,” terang Fazari.
Dalam kesempatan yang sama Irma Susanti, pemilik brand Identix menyampaikan, dengan mengikuti fashion show di Los Angeles ini menjadi tantangan tersendiri agar wastra Indonesia dikenal dan dikenakan oleh penduduk Amerika dan khususnya warga Los Angeles.
Baca Juga: Gandeng Reza Rahadian, Oscar Lawalata Hadirkan Wastra Nusantara di JFW 2020
“Identix sudah pernah masuk ke Eropa dan Asia, terakhir di Perancis. Sekarang mencoba merambah ke Los Angeles, Amerika. Tantangannya bagaimana batik ini menjadi daily wear yang nyaman bagi orang-orang Amerika,” terang Irma.
Agar pesan ini tersampaikan, Ia pun mengaku memperkenalkan 16 look daily wear bertemakan heritage dengan konsep kasual, dan menggunakan bahan yang adem, desain kekinian serta menyesuaikan musim yang ada disana.
“Bulan Maret mendatang Los Angeles memasuki musim summer, maka Identix akan menampilkan look bertema summer. Los Angeles pun kuat akan budayanya. Kita pun akan menyesuaikan tema sejarah mulai dari pemilihan corak batik dan warnanya,” pungkas Irma Susanti, fashion designer dari Kota Semarang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara