Suara.com - Cara membuat pot tanaman dari barang bekas relatif mudah dan mengasah kreativitas dengan mendaur ulang bahan yang tidak lagi digunakan. Selain itu, membuat pot tanaman dari barang bekas juga membantu mengurangi limbah.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara membuat pot tanaman dari barang bekas.
1. Botol Bekas
Botol bekas bisa digunakan untuk membuat pot tanaman dengan mudah. Caranya, potong botol pada bagian tengah atau bagian atas. Sesuaikan dengan ukuran tanaman yang akan ditanam.
Lubangi bagian bawah botol untuk memudahkan aliran air. Selanjutnya, isi botol dengan tanah dan tanam bibit. Anda bisa menghias botol dengan memasang hiasan atau menggambar dengan cat.
2. Kaleng Bekas
Kaleng bekas bisa dijadikan pot tanaman yang unik. Bersihkan kaleng dan lubangi bagian bawahnya untuk memudahkan aliran air.
Cat kaleng dengan warna yang menarik dan beri gambar atau tulisan jika diinginkan. Setelah cat kering, isi kaleng dengan tanah dan tanam bibit.
3. Kardus Bekas
Baca Juga: Apa itu Bunga Rawa? Ini Karakteristik dan Habitatnya di Ranca Upas
Kardus bekas juga bisa dijadikan pot tanaman yang kreatif. Gunting kardus sesuai dengan ukuran yang diinginkan, lubangi bagian bawah kardus untuk memudahkan aliran air. Lapisi kardus dengan plastik atau kantong kresek untuk mencegah air merembes keluar.
Setelah itu, isi kardus dengan tanah dan tanam bibit. Anda bisa menghias kardus dengan cara mengecat atau menempelkan stiker.
4. Gelas Bekas
Gelas bekas bisa dijadikan pot tanaman yang sederhana. Ambil gelas bekas dan lubangi bagian bawahnya untuk memudahkan aliran air. Isi gelas dengan tanah dan tanam bibit. Anda bisa menghias gelas dengan stiker atau gambar-gambar yang menarik.
5. Pot Bunga Bekas
Pot bunga bekas juga bisa dimanfaatkan kembali dengan cara dihias atau diubah penampilannya. Anda dapat mengecat ulang pot bunga dengan warna yang berbeda atau menambahkan hiasan seperti batu atau kain kasa. Setelah itu, isi pot bunga dengan tanah dan tanam bibit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia
-
'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta
-
Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai
-
Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan
-
Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026
-
MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB