Lifestyle / Komunitas
Selasa, 08 Agustus 2023 | 13:04 WIB
Ilustrasi seks oral (Pexels/Deon Black)

Suara.com - Bagi umat Islam, sunat adalah hal yang diwajibkan. Hal ini karena sunat akan memberikan kesehatan bagi Mr P dan mencegah berbagai penyakit. Meski demikian, bagi mereka yang beragama Non-Muslim biasanya juga melakukan sunat untuk alasan kesehatan organ intim. 

Namun, rupanya sunat tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan organ intim. Pasalnya, sunat juga bisa meningkatkan kenikmatan bagi para pria saat berhubungan seks. Dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dokter Boyke mengatakan, salat akan membuat hubungan intim, khususnya seks oral menjadi lebih nikmat.

Selain itu, dengan bersunat seks oral yang dilakukan oleh perempuan juga lebih sehat. Dengan bersunat, akan mencegah Mr P dari bau tidak sedap. Ketika Mr P bau, itu akan membuat tidak membuat perempuan kurang nyaman saat melakukan seks oral sehingga kenikmatan berkurang. 

Ilustasi oral seks. (Elements Envanto)

“Yang mesti diperhatikan adalah kebersihan dulu saya selalu bilang baik pria maupun perempuan, please buat pria kalau bisa disunat karena daerah di situ kalau si cewek mau oral juga kalau daerah situ smell is not good, dia juga langsung drop,” ucap Dokter Boyke dalam potongan video short Youtube yang diunggah oleh kanal JJ LAPORPAK86 beberapa waktu lalu.

Dokter Boyke mengatakan, dengan bersunat ini akan membuat kehidupan seksual para pria menjadi lebih sehat. Hal ini karena ketika bersunat Mr P akan menjadi lebih sensitif sehingga memberikan rasa nikmat bagi para pria. 

“Makannya khitan itu memang benar untuk kesehatan, tapi terutama kesehatan seksual,” sambung Dokter Boyke.

Meski demikian, kenikmatan saat seks oral ini tidak hanya bergantung pada a Mr P yang sudah disunat atau belum. Namun dibutuhkan teknik yang baik untuk perempuan ketika melakukan seks oral. 

Dokter Boyke menyarankan agar perempuan merangsang titik-titik erogen pasangan terlebih dahulu sebelum menyentuh Mr P. Wanita bisa memulai dari bagian telinga, payudara, alis, dan lain-lain.

"Di awal bisa di titik-titik erogen yang lain dirangsang dulu, kayak belakang kuping, kemudian di bawah alis, kemudian di payudara dihisap sampai ke daerah situ,” jelas Dokter Boyke.

Baca Juga: Usai Kasus Cabul dan Pungli di Rutan, Kini Muncul Kasus Korupsi di KPK: Pegawai Tilap Uang Perjalanan Dinas Rp550 Juta

Setelah itu, perempuan bisa mulai menyentuh titik-titik rangsang pada Mr P. Dokter Boyke menyarankan, perempuan bisa memulainya dengan memainkan jari hingga akhirnya menggunakan lidah untuk merangsang Mr P pria. 

“Kemudian jarinya masuk, kemudian baru mengenakan lidah,” pungkasnya. 

Load More