Suara.com - Bagi umat Islam, sunat adalah hal yang diwajibkan. Hal ini karena sunat akan memberikan kesehatan bagi Mr P dan mencegah berbagai penyakit. Meski demikian, bagi mereka yang beragama Non-Muslim biasanya juga melakukan sunat untuk alasan kesehatan organ intim.
Namun, rupanya sunat tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan organ intim. Pasalnya, sunat juga bisa meningkatkan kenikmatan bagi para pria saat berhubungan seks. Dokter spesialis kandungan dan seksolog, Dokter Boyke mengatakan, salat akan membuat hubungan intim, khususnya seks oral menjadi lebih nikmat.
Selain itu, dengan bersunat seks oral yang dilakukan oleh perempuan juga lebih sehat. Dengan bersunat, akan mencegah Mr P dari bau tidak sedap. Ketika Mr P bau, itu akan membuat tidak membuat perempuan kurang nyaman saat melakukan seks oral sehingga kenikmatan berkurang.
“Yang mesti diperhatikan adalah kebersihan dulu saya selalu bilang baik pria maupun perempuan, please buat pria kalau bisa disunat karena daerah di situ kalau si cewek mau oral juga kalau daerah situ smell is not good, dia juga langsung drop,” ucap Dokter Boyke dalam potongan video short Youtube yang diunggah oleh kanal JJ LAPORPAK86 beberapa waktu lalu.
Dokter Boyke mengatakan, dengan bersunat ini akan membuat kehidupan seksual para pria menjadi lebih sehat. Hal ini karena ketika bersunat Mr P akan menjadi lebih sensitif sehingga memberikan rasa nikmat bagi para pria.
“Makannya khitan itu memang benar untuk kesehatan, tapi terutama kesehatan seksual,” sambung Dokter Boyke.
Meski demikian, kenikmatan saat seks oral ini tidak hanya bergantung pada a Mr P yang sudah disunat atau belum. Namun dibutuhkan teknik yang baik untuk perempuan ketika melakukan seks oral.
Dokter Boyke menyarankan agar perempuan merangsang titik-titik erogen pasangan terlebih dahulu sebelum menyentuh Mr P. Wanita bisa memulai dari bagian telinga, payudara, alis, dan lain-lain.
"Di awal bisa di titik-titik erogen yang lain dirangsang dulu, kayak belakang kuping, kemudian di bawah alis, kemudian di payudara dihisap sampai ke daerah situ,” jelas Dokter Boyke.
Setelah itu, perempuan bisa mulai menyentuh titik-titik rangsang pada Mr P. Dokter Boyke menyarankan, perempuan bisa memulainya dengan memainkan jari hingga akhirnya menggunakan lidah untuk merangsang Mr P pria.
“Kemudian jarinya masuk, kemudian baru mengenakan lidah,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan