Suara.com - Kecelakaan lift yang menelan lima staf hotel di Ayu Terra Resort telah menjadi berita yang mengguncang banyak orang. Kejadian ini tidak hanya memicu perhatian terhadap tragedi itu sendiri, tetapi juga terhadap pemilik resort tersebut.
Dalam tulisan ini akan dijelaskan lebih dalam dalam tentang siapa sebenarnya Linggawati Utomo, pemilik Ayu Terra Resort.
Ayu Terra Resort: Pesona Alam Ubud yang Menawan
Sebelum tragedi yang mengejutkan tersebut, Ayu Terra Resort adalah salah satu tempat peristirahatan mewah yang terletak di Ubud, Bali.
Resort ini menawarkan pengunjungnya keindahan alam Ubud yang menakjubkan, berlokasi di Jalan Raya Kedewatan No.17A. Lokasinya yang strategis berada di dekat warung makan khas Bali yang terkenal dan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
Seperti kebanyakan tempat di Ubud, Ayu Terra Resort menawarkan pemandangan alam yang memukau, termasuk persawahan yang hijau yang dikelilingi oleh pepohonan tropis, dengan lembah Sungai Ayung yang mengalir menambah pesona alam yang indah. Resort ini pernah menjadi tempat yang sangat diminati oleh pengunjung yang mencari ketenangan dan kecantikan alam.
Peristiwa Tragis yang Mengubah Semuanya
Namun, semua keindahan yang ditawarkan Ayu Terra Resort tiba-tiba lenyap dalam tragedi yang menelan lima korban jiwa. Kecelakaan lift yang mengguncang banyak orang telah mengubah pandangan terhadap resort ini dari tempat yang damai menjadi tempat yang menyimpan kenangan tragis.
Siapa Sebenarnya Linggawati Utomo, Pemilik Ayu Terra Resort?
Baca Juga: Profil Pemilik Ayu Terra Resort Ubud Bali Linggawati Utomo
Linggawati Utomo, pemilik Ayu Terra Resort, mendapatkan sorotan yang besar dari netizen dan masyarakat umum setelah tragedi ini terjadi. Ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas kematian lima stafnya, serta memberikan uang duka yang signifikan sebagai bentuk empati kepada keluarga korban.
Selain itu, Linggawati Utomo juga mengungkapkan rasa dukanya dan meminta maaf kepada keluarga korban atas semua peristiwa tragis yang terjadi. Namun, meskipun sosoknya menjadi pusat perhatian, informasi tentang dirinya masih terbatas.
Yang diketahui hingga saat ini adalah bahwa Linggawati Utomo bukanlah penduduk asli Bali, melainkan berasal dari Jakarta. Informasi ini menambah misteri di seputar pemilik resort ini, sebab banyak yang penasaran tentang bagaimana ia memutuskan untuk memiliki dan mengelola Ayu Terra Resort di Bali.
Selain memberikan santunan kepada keluarga korban, Linggawati Utomo juga memberikan kompensasi kepada dua tamu yang menginap di resort pada saat kecelakaan terjadi. Kompensasi tersebut diberikan agar proses penyelidikan berjalan lancar, dan tamu yang terkena dampak dari kejadian tersebut mendapatkan perhatian yang pantas.
Linggawati Utomo menjelaskan bahwa lift yang menewaskan lima stafnya telah menjalani uji kelaikan terakhir pada November 2022. Hasil uji tersebut menyatakan bahwa lift tersebut layak untuk beroperasi hingga setahun ke depan, hingga November 2023.
Namun, pada tanggal 1 September 2023, tali lift yang mengangkut lima daily worker atau pegawai lepas harian tersebut putus, menyebabkan kecelakaan tragis yang menelan korban jiwa. Kejadian ini membuat semua orang bertanya-tanya tentang penyebab sebenarnya dan apakah ada kelalaian dalam pemeliharaan lift tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang