Suara.com - Rekaman kamera pengawas atau CCTV tragedi jatuhnya lift di Ayu Terra Resort Ubud, Bali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat lift meluncur dengan kecepatan tinggi.
Video berdurasi 25 detik tersebut, awalnya memperlihatkan lift yang mengangkut lima pegawai itu naik perlahan. Namun, belum sampai ke tujuan, tiba-tiba lift meluncur ke bawah secara cepat hingga menggerakan dedaunan di sekitarnya.
Pada CCTV lainnya terlihat kabin lift yang dimaksud langsung hancur. Hal tersebut menyebabkan lima pegawai Ayu Terra Resort meninggal dunia di tempat.
Kalau menurut hasil olah TKP, panjang rel lift di resort tersebut memiliki kemiringan 35 derajat. Adapun panjang lintasannya 60 meter.
Insiden yang terjadi pada Jumat (1/9/2023) disebabkan oleh talinya yang putus.
Dari hasil penyidikan sementara pihak kepolisian, putusnya tali itu diduga karena kelebihan beban. Kapolres Gianyar AKBP Ketut Widiada menyebut idealnya lift tersebut ditumpangi oleh empat orang.
"Tapi saat kejadian malah diisi oleh lima orang. Apakah ini penyebab putus atau ada hal lain, masih diselidiki," kata Widiada dalam keterangannya.
Lift tersebut pertama kali dibangun pada 2016. Lift berfungsi untuk membantu pegawai dan pengunjung ke fasilitas villa yang berada di bagian bawah tebing.
Baca Juga: Video Lift Resort di Ubud Jatuh Terekam CCTV, Tewaskan 5 Karyawan
Berita Terkait
-
Rentetan Insiden Lift Jatuh di Indonesia, Terbaru di Resort Ubud sampai 5 Korban Tewas
-
Magis Gali Freitas yang Makin Beringas Bareng PSIS Semarang
-
Insiden Lift Jatuh Tewaskan 5 Pekerja, Siapa Pemilik Ayu Terra Resort Ubud?
-
Siapa Pemilik Ayuterra Resort Ubud Bali, Lokasi Kecelakaan Lift Tewaskan Lima Karyawan
-
Takluk dari PSIS Semarang, Bali United Terlempar ke Papan Tengah Klasemen
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
-
Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam
-
Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon
-
Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran
-
Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan