Suara.com - Dhony Rahajoe mundur sebagai Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), mengikuti jejak Bambang Susantono. Presiden Jokowi disebut telah menerima surat pengunduran diri dari Dhony.
"Beberapa waktu lalu Pak Presiden menerima surat pengunduran diri dari Wakil Kepala Otorita IKN, Pak Dhony Rahajoe," kata Mensesneg Pratikno, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Meski tak lagi menjabat sebagai Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony tetap mendukung pembangunan proyek tersebut. Di sisi lain, kabar itu membuat harta kekayaannya ikut menuai sorotan.
Harta Kekayaan Dhony Rahajoe
Dhony Rahajoe terakhir kali menyampaikan kekayaannya ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 9 Juni 2022. Tepatnya saat ia menjabat Wakil Kepala Otorita IKN.
Menurut laporan tersebut, Dhony Rahajoe memiliki harta mencapai Rp 60,85 miliar. Adapun asetnya yang terbesar berupa tanah dan bangunan yang tercatat bernilai Rp 33,93 miliar.
Aset tersebut tersebar di Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Pusat, hingga Tasikmalaya. Kemudian, ada pula alat transportasi dan mesin senilai Rp 2,69 miliar dalam laporan harta Dhony.
Mobilnya yang paling mahal adalah Mercedes Benz Gle 450 Tahun 2021 senilai Rp 1,68 miliar. Selain itu, ada harta bergerak lainnya sebesar Rp 3,94 miliar dan surat berharga Rp 13,45 miliar.
Dhony juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 5,85 miliar serta harta lainnya Rp 1,47 miliar. Dalam catatan kekayaannya itu pun terdapat hutang Rp 499 juta. Berikut laporan selengkapnya.
Tanah dan Bangunan Rp 33.939.200.000
1. Tanah Dan Bangunan Seluas 495 M2/880 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp 12.500.000.000
2. Tanah Dan Bangunan Seluas 237 M2/420 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp 4.500.000.000
3. Tanah Dan Bangunan Seluas 162 M2/100 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri Rp 2.500.000.000
4. Tanah Dan Bangunan Seluas 98 M2/98 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Pusat, Hasil Sendiri Rp 2.500.000.000
5. Tanah Dan Bangunan Seluas 58 M2/58 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Pusat, Hasil Sendiri Rp 2.300.000.000
Tag
Berita Terkait
-
Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Mundur dari IKN, Video 11 Bulan Gajinya yang Telat Dibayar Viral Lagi
-
Dukung Peringatan HUT ke-79 RI di IKN, Kemenhub Siapkan Transportasi Darat
-
Mengintip Kekayaan Raja Juli Antoni, Wamen ATR/BPN Kini Jadi Plt Wakil Kepala IKN
-
IKN Bak Proyek 'Roro Jonggrang', Bikin Bambang Tanggalkan Jabatan
-
11 Bulan Tak Dibayar, Segini Gaji Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Sebelum Mundur
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah