Atas dasar keyakinan tersebut, Imam ad-Dairabi menganjurkan umat Islam yang mendapati hari Rabu terakhir di bulan Safar untuk melaksanakan shalat sunnah empat rakaat. Shalat ini bertujuan untuk memohon perlindungan dari segala macam bencana.
Tata cara shalatnya adalah dengan membaca surat al-Kautsar 17 kali, al-Ikhlas 5 kali, serta surat al-Mu‘awwidzatain (al-Falaq dan an-Nas) masing-masing sekali setelah membaca al-Fatihah di setiap rakaat. Setelah shalat, dianjurkan untuk membaca doa khusus yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Perbedaan Pandangan Ulama Mengenai Shalat Khusus
Meskipun amalan ini populer, perlu digarisbawahi bahwa pelaksanaan shalat khusus pada Rebo Wekasan tidak memiliki dasar dalil yang kuat dari hadits sharih.
Oleh karena itu, para ulama memiliki pandangan yang berbeda. Jika seseorang berniat secara khusus untuk shalat Rebo Wekasan atau shalat Safar, maka shalat tersebut dianggap tidak sah dan diharamkan. Pandangan ini juga berlaku untuk shalat-shalat lain yang tidak memiliki dasar kuat, seperti shalat Raghaib atau shalat nisfu Sya’ban.
Namun, beberapa ulama, seperti Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Quds al-Maki, memperbolehkan pelaksanaan shalat sunnah pada hari tersebut, dengan syarat niatnya adalah shalat sunnah mutlak. Shalat sunnah mutlak adalah shalat yang tidak terikat oleh waktu, sebab, atau jumlah rakaat tertentu.
Dalam kitabnya, Kanzun Naja was Surur, Syekh Abdul Hamid menjelaskan, "barang siapa menghendaki shalat di waktu-waktu terlarang tersebut, maka hendaknya diniati shalat sunnah mutlak dengan sendirian, tanpa bilangan rakaat tertentu."
Dengan demikian, inti dari polemik ini terletak pada niat pelaksanaannya. Untuk menghindari keraguan dan menjaga keabsahan ibadah, amalan shalat di hari Rebo Wekasan sebaiknya diniatkan sebagai shalat sunnah mutlak. Sedangkan amalan lain seperti doa, sedekah, dan silaturahim dapat terus dijalankan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Hukum Pemimpin Memaksa Rakyat untuk Bayar Iuran Menurut Fiqih Islam
Berita Terkait
-
Doa Tolak Bala Rabu Wekasan 2025 dan Bacaan Dzikir Lengkap
-
Rabu Wekasan 2025 Jatuh Tanggal Berapa? Ketahui Jadwal, Sejarah, dan Amalan yang Dianjurkan
-
4 Amalan Rabu Wekasan 2025 yang Benar, Jangan Asal Shalat Sunnah
-
Rabu Wekasan 2025 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya
-
Rabu Wekasan Menurut Islam Dianjurkan atau Tidak? Ini Hukum, Amalan dan Jadwal 2025
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
5 Sampo Non SLS di Bawah Rp50 Ribu, Rahasia Rambut Sehat dan Berkilau
-
Dorong Ekonomi Daerah, Pusat Bisnis Baru di Bali Fokus Kembangkan Kopi dan Cokelat Premium
-
5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an
-
Apa Arti Mens Rea? Special Show Pandji Pragiwaksono yang Bikin Panas Dingin
-
5 Sampo Murah Terbaik untuk Kulit Kepala Sensitif yang Dijual Indomaret
-
Urutan Hair Care Natur untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Rambut Sehat Seperti Muda
-
Panduan Ukuran Sepatu Anak Usia 1-10 Tahun Standar EU, UK, US, Biar Bunda Gak Salah Beli
-
Bebas Nyeri Lutut, Ini 5 Sepatu Jalan Jauh Paling Nyaman untuk Usia 40-an ke Atas
-
5 AC Portable Low Watt Ramah Gaji UMR, Usir Panas Tanpa Bongkar Tembok
-
BSU 2026 Kapan Cair? Cek Informasi Terkini dan Cara Cek Penerima Bantuan