- Kompol Kosmas dijatuhi sanksi PTDH pada Kamis, 4 September 2025.
- Keluarga besar dan masyarakat Ngada membuat petisi online untuk menolak pemecatan Kosmas.
- Petisi tersebut kemudian menuai perbedatan warganet di media sosial X.
Suara.com - Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) di Kupang membuat sebuah petisi online untuk menolak pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) Kompol Kosmas Kaju Gae.
Pantauan hingga Jumat pagi, 5 September 2025, tercatat lebih dari 150 ribu orang telah menandatangani petisi tersebut.
Dalam petisi itu, keluarga besar dan masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, secara tegas menyatakan sikap menolak keputusan PTDH yang dijatuhkan kepada Kosmas.
Seperti diketahui, sanksi PTDH tersebut diberikan buntut dari insiden rantis Brimob yang melindas pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.
Lebih jauh, petisi itu turut menguraikan alasan penolakan terhadap sanksi PTDH yang dijatuhkan kepada Kosmas.
Disebutkan bahwa Kosmas adalah putra asli Laja-Ngada, yang sejak muda mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Dalam perjalanan kariernya, Kosmas telah mengabdi di institusi kepolisian dengan penuh keberanian serta tanggung jawab.
Bahkan, ketika terjadi demonstrasi besar di Jakarta, Kosmas berada di garda terdepan untuk menyelamatkan banyak orang, termasuk pejabat negara.
Bagi keluarga besar dan masyarakat Ngada, Kosmas bukan perwira polisi biasa, melainkan sosok pahlawan yang telah mengharumkan nama daerah dan keluarga.
Baca Juga: Fantastis! Besaran Gaji Kompol Cosmas yang Dipecat usai Lindas Ojol Affan Kurniawan
Melalui petisi tersebut, mereka juga meminta agar Kapolri dan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) meninjau kembali keputusan PTDH.
Mereka berharap sanksi yang diberikan bisa lebih adil, seimbang, dan tetap memberikan ruang bagi rehabilitasi nama baik Kompol Kosmas.
"Masih ada bentuk sanksi lain yang lebih manusiawi, lebih proporsional, tanpa harus meruntuhkan karier dan nama baik seorang putra daerah yang sudah puluhan tahun mengabdi," isi petisi tersebut.
Selain itu, suara masyarakat kecil dari Laja, Ngada, Flores, juga ditekankan dalam petisi. Mereka merasa sangat kehilangan sosok Kompol Kosmas jika pemecatan tersebut benar-benar dijalankan.
"Kami percaya Tuhan Maha Adil dan suara rakyat pun patut didengar. Dari Ngada, dari Flores, doa-doa dan tanda tangan kami menjadi saksi bahwa Kompol Kosmas Kaju Gae tetaplah kebanggaan kami, tetaplah pahlawan kami," isi dari petisi.
Namun di sisi lain, petisi penolakan pemecatan Kosmas justru memicu kontroversi yang cukup ramai diperbincangkan, terutama di media sosial X.
Berita Terkait
-
Fantastis! Besaran Gaji Kompol Cosmas yang Dipecat usai Lindas Ojol Affan Kurniawan
-
Syarat PTDH Anggota Polri Apa Saja? Kompol Cosmas Dipecat Buntut Rantis Brimob Lindas Ojol
-
Apa Hak Anggota Polri yang di-PTDH? Kompol Kosmas Dipecat Buntut Rantis Brimob Lindas Ojol
-
Tangis Kompol Kosmas Pecah: Pemecatan Tragis Usai Rantis Maut Tewaskan Ojol!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Promo Sirup dan Biskuit di Indomaret 2026, Belanja Hemat buat Persiapan Lebaran
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin