- Lavere Lash Festival 2025 mengusung tema Lash & Lead dengan menghadirkan pembicara internasional dan nasional, membahas teknik lash terbaru hingga strategi bisnis bagi beautypreneur.
- Sejak 2021, festival ini berkembang menjadi wadah edukasi, networking, dan kolaborasi, menegaskan pentingnya solidaritas komunitas dalam memajukan industri lash & brow.
- Tahun ini, Lavere juga melakukan rebranding dengan peran baru sebagai guiding light yang mendukung lash artist dan profesional kecantikan untuk terus berkembang dan berdaya.
Suara.com - Industri kecantikan selalu bergerak dinamis. Setiap tahun, tren baru bermunculan, mulai dari teknik rias, gaya rambut, hingga inovasi lash & brow.
Namun, di balik gemerlap tren, ada satu hal yang semakin menonjol: peran komunitas dan kolaborasi dalam membentuk arah industri.
Fenomena ini terlihat jelas dalam penyelenggaraan Lavere Lash Festival (LLF) 2025, konferensi tahunan terbesar bagi pelaku industri lash & brow di Indonesia.
Memasuki tahun kelimanya, LLF mengusung tema Lash & Lead dengan menghadirkan kelas, demo, hingga diskusi dari enam pembicara ternama—mulai dari teknik anime lash, lash lift tanpa lem, hingga strategi bisnis agar lash artist bisa berkembang tanpa harus bersaing harga.
Bagi Yuliana Nyoto, Founder Lavere, festival ini bukan sekadar acara, tetapi rumah bagi komunitas lash extension.
“Selama lima tahun terakhir, LLF tumbuh bukan hanya sebagai festival, tapi sebagai rumah bagi komunitas lash extension di Indonesia. Melihat bagaimana para lash artist saling berbagi, mendukung, dan berkembang bersama adalah alasan mengapa festival ini selalu kami adakan,” ungkapnya.
Dari Produk ke Gerakan
Sejak berdiri pada 2018, Lavere tidak hanya menghadirkan produk lash & brow profesional, tetapi juga menciptakan sebuah gerakan. Mereka percaya bahwa lash artist dan beautypreneur layak dihargai karena keahlian dan integritas, bukan sekadar harga.
Karena itu, Lavere menghadirkan pendekatan menyeluruh: produk hasil riset, pelatihan berbasis etika, serta festival tahunan yang mendorong edukasi dan jejaring.
Baca Juga: Cara Ikut Daftar Komunitas Ojol Kamtibmas, Rekam Kejahatan Bonusnya Rp500 Ribu Per Orang
Momentum 2025 pun menjadi titik penting, di mana Lavere melakukan rebranding untuk menegaskan perannya sebagai guiding light—teman seperjalanan bagi para profesional kecantikan agar terus bertumbuh, berdaya, dan berkontribusi.
Kecantikan yang Berkelanjutan
Di tengah perubahan tren yang cepat, LLF menunjukkan bahwa pertumbuhan industri kecantikan tak hanya soal mengikuti mode terbaru, melainkan juga membangun komunitas yang solid, berbagi pengetahuan, dan menciptakan standar baru yang lebih berkelanjutan.
Dengan semangat Lash & Lead, Lavere Lash Festival 2025 diharapkan melahirkan lash artist dan beautypreneur baru yang percaya diri, berdaya saing tinggi, serta mampu membawa industri kecantikan Indonesia ke tingkat yang lebih matang dan berdaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali