Cara Pindah Faskes BPJS Secara Online
Metode online adalah cara paling praktis, karena tidak memerlukan antrean dan bisa dilakukan kapan saja. Berikut langkah-langkah pindah faskes BPJS secara online:
- Download dan buka aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
- Login menggunakan nomor kartu BPJS, NIK, atau email yang sudah terdaftar.
- Masuk ke menu Ubah Data Peserta.
- Pilih opsi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
- Cari dan pilih faskes baru berdasarkan domisili yang kamu inginkan.
- Periksa kembali data yang diinput, lalu klik Simpan Perubahan.
- Notifikasi bahwa permohonan telah diproses akan masuk ke aplikasi. Silahkan periksa secara berkala sejak pendaftaran.
Biasanya, perubahan faskes akan mulai berlaku pada awal bulan berikutnya setelah pengajuan.
Cara Pindah Faskes BPJS Secara Offline
Bagi peserta yang masih merasa lebih nyaman mengurus langsung atau mengalami kendala pada aplikasi Mobile JKN, metode offline tetap bisa dipilih.
Berikut langkah-langkah pindah Faskes BPJS secara offline.
- Datangi kantor BPJS Kesehatan terdekat sesuai domisili.
- Ambil nomor antrean pada loket perubahan data peserta.
- Siapkan dokumen seperti KTP, KK, dan kartu BPJS Kesehatan.
- Sampaikan kepada petugas bahwa kamu ingin pindah faskes.
- Petugas akan memproses perubahan dan menginformasikan kapan faskes baru mulai berlaku.
Sama seperti metode online, perubahan faskes biasanya efektif pada tanggal 1 bulan berikutnya.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
Ada beberapa poin penting yang perlu diketahui sebelum melakukan pindah faskes supaya tidak salah paham. Berikut poin-point atau hal-hal penting yang perlu diperhatikan itu.
- Faskes baru tidak bisa langsung digunakan hari itu juga. Sistem BPJS akan memperbarui data secara berkala, sehingga perubahan berlaku bulan berikutnya.
- Faskes harus sesuai domisili. Jika tidak sesuai alamat KK, permohonan bisa ditolak kecuali ada alasan yang sangat kuat.
- Gunakan aplikasi Mobile JKN secara rutin. Selain mengurus pindah faskes, aplikasi ini juga bermanfaat untuk cek tagihan, riwayat kunjungan, hingga mengambil antrean rumah sakit.
Demikian itu cara pindah Faskes BPJS secara offline dan online. Proses pindah Faskes BPJS bisa lebih praktis, tetapi proses offline juga bisa lebih nyaman karena mendapatkan bantuan langsung dari petugas BPJS. Pilih saja cara yang sesuai preferensi.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: BPJS Kesehatan Bisa Digunakan Berapa Kali dalam Sebulan? Simak Penjelasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?