Lifestyle / Komunitas
Rabu, 19 November 2025 | 15:56 WIB
Ilustrasi ghost job (freepik)

Lowongan yang sudah tayang lebih dari 30 hari tanpa update adalah tanda paling umum dari ghost job. Perusahaan yang serius merekrut biasanya akan menutup, memperbarui, atau memberikan tanda progres pada lowongan dalam waktu tertentu.

2. Deskripsi Pekerjaan Terlalu Umum

Ghost job sering menggunakan deskripsi yang sangat luas dan tidak spesifik. Misalnya, hanya mencantumkan tugas-tugas umum tanpa tanggung jawab jelas, atau tidak memberikan detail gaji, fasilitas, dan struktur tim. Hal ini berbeda dengan lowongan asli yang biasanya jelas dan rinci.

3. Informasi Perusahaan Tidak Jelas

Jika alamat perusahaan tidak lengkap, email tampak tidak profesional, atau nomor telepon tidak aktif, ini bisa menjadi tanda bahwa perusahaan tidak sedang benar-benar membuka lowongan.

4. Tidak Ada Follow Up Setelah Melamar

Jika kamu sudah melamar berminggu-minggu tapi tidak ada update sama sekali, Bisa jadi posisi tersebut tidak diproses. Bahkan beberapa ghost job sengaja dibiarkan tanpa respons karena tidak ada proses seleksi yang berjalan.

5. Proses Interview Tidak Profesional

Ada juga kasus di mana pelamar mendapat undangan interview, tetapi proses wawancaranya terasa tidak meyakinkan.

Baca Juga: Youth Economic Summit 2025 : Indonesia Tangkap Peluang Pekerjaan Baru untuk Kurangi Penganggur

Misalnya, pewawancara tidak paham tentang peran yang ditawarkan, undangan dikirim dari nomor pribadi tanpa perkenalan jelas, atau pewawancara terlihat tidak tertarik atau tidak kompeten. Situasi ini mungkin bukan sekadar ghost job, tetapi juga ciri lowongan palsu.

Cara Menghindari Ghost Job

Meski ghost job sulit dihindari sepenuhnya, kamu bisa mengurangi risikonya dengan langkah-langkah sederhana berikut:

1. Periksa Masa Tayang Lowongan

Jika lowongan sudah muncul lebih dari 30 hari, jangan langsung melamar. Cari informasi tambahan untuk memastikan posisi tersebut masih aktif dan benar-benar dibuka.

2. Gunakan Koneksi di LinkedIn

Coba cek apakah kamu memiliki teman, kenalan, atau alumni yang bekerja di perusahaan tersebut. Kirim pesan singkat dan sopan untuk menanyakan apakah posisi itu memang sedang dibuka. Ini adalah cara tercepat untuk memastikan keaslian lowongan.

3. Pakai Filter Lowongan Terbaru di Job Portal

Dengan mengaktifkan filter seperti "terbaru" atau "recently posted", kamu bisa meminimalisir kemungkinan melihat lowongan yang sudah lama atau ghost job yang sengaja dibiarkan tayang.

4. Cek Website Resmi Perusahaan

Perusahaan yang serius merekrut biasanya mencantumkan posisi kosong di halaman karier situs resminya. Jika lowongan hanya muncul di job portal tapi tidak ada di website resmi, kamu perlu berhati-hati.

5. Lakukan Riset Perusahaan

Cek ulasan karyawan di platform penyedia lowongan kerja online. Perusahaan yang reputasinya baik lebih jarang memasang ghost job dibanding perusahaan yang tidak memiliki transparansi.

6. Hubungi Perusahaan Secara Langsung

Jika masih ragu, kirim email atau telepon pihak HR untuk menanyakan status lowongan. Respons mereka bisa menjadi indikator apakah posisi tersebut benar-benar ada.

Itulah penjelasan lengkap terkait ghost job dan ciri-cirinya yang perlu kamu cermati. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More