- Bimbim Slank kerap dicurhati Slankers tentang kesulitan lepas dari narkotika dan mengarahkan mereka ke rehabilitasi SRS dr. Aisah Dahlan.
- Bimbim, yang telah 25 tahun bersih dari narkoba, menekankan bahwa pengguna narkoba sulit dipercaya dan sangat membutuhkan bantuan untuk bangkit.
- Seni, seperti musik atau teater yang ia jalani, dianggap Bimbim sebagai sarana efektif mengubah pola pikir dan menjadi pengalihan bagi mantan pecandu.
Suara.com - Musisi Bimo Setiawan alias Bimbim Slank bercerita setiap hari mendapat curhatan dari para penggemar Slank yaitu Slankers, soal sulitnya keluar dari jeratan narkotika. Bahkan tidak jarang mereka merasa ingin menyerah.
Curhatan itu kerap datang melalui direct message alias DM ke akun Instagram pribadinya. Apalagi pada masanya saat 3 personel Slank yakni Bimbim, Kaka, dan Ivanka menjadi pecandu narkoba, banyak penggemar yang mengikuti jejak mereka.
"Sampai hari ini sih (banyak Slankers curhat), setiap hari ada aja. Biasanya gini 'Mas, aku nyerah! tolong bantu dong ke mana nih', 'gue harus ke mana nih?', rehabnya seperti apa," ujar Bimbim di sela-sela tampil dalam teater edutainment berjudul Teater Musikal Silver Sober, Samber Gledek pada Sabtu (29/11/2025).
Setelah mendapatkan curhatan seperti itu, maka Bimbim yang sejak tahun 2000 bekerja sama dengan Dokter Aisah Dahlan dalam kampanye Say No to Drugs Abuse akan menyalurkan para Slankers yang masih berjuang ini untuk menjalani rehabilitasi.
"Biasanya kita selalu salurin ke SRS (Sahabat Rekan Sebaya) ya, rehabnya dr. Aisah Dahlan," ujar Bimbim.
Sebagai mantan pengguna narkoba sampai akhirnya selama 25 tahun berhasil lepas dari barang haram itu. Kini Bimbim, Kaka dan Ivan Slank menyandang status Clean dan Sober yang berarti bersih dan tenang tanpa menggunakan narkoba.
Berkaca dari pengalaman itu, Bimbim tahu betul bagaimana watak para junkie—sebutan untuk pengguna narkoba, yang selalu merasa di atas bahkan menurutnya mereka tidak bisa dipercaya.
"Kadang suka sombong kan, orang kalau masih lagi enak-enaknya, lagi senang-senangnya diajak ngomong juga susah. Kita selalu biar mereka yang kapok dulu, rata-rata sih gitu 'Gue nyerah nih!'," kata Bimbim.
"Karena percaya sama junkie deh, mereka pasti bohong, dan semua junkie tuh butuh seseorang buat (nolong) kalau kejeblos ke bawah, dia nggak bisa naik sendiri," sambung Bimbim.
Baca Juga: Darurat Hukum Narkoba! Pemerintah 'Hidupkan' Lagi Pasal Lama, Ini Alasan di Baliknya
Di sisi lain, Bimbim juga menyadari mantan pecandu narkoba butuh penyaluran energi dan pikiran agar tidak kembali terjerembab ke dalam jurang barang haram tersebut. Dari pengalaman lelaki 58 tahun itu, ia mengaku memiliki Slank sebagai wadah berekspresi menjadi pengalihan terbaiknya untuk menghindari narkoba.
Tentu saja Bimbim, Kaka dan Ivan dibantu mendiang Bunda Iffet Sidharta. Hasilnya, Bimbim mengakui memang tidak mudah menemukan wadah pengalihan itu, namun ia menyarankan banyak hal yang bisa dilakukan selain bermusik, bisa juga berolahraga hingga melakoni teater.
Apalagi teater dan musik adalah bagian dari seni, bapak dua anak ini percaya kalau seni bisa mengubah pola pikir manusia, termasuk dalam pengalihan pikiran bagi mantan pecandu narkoba.
"Teater kan bagian dari seni ya, jadi hal yang paling gampang untuk mengubah pola pikir manusia adalah lewat seni. Salah satunya teater. Ada film, ada musik, ada teater, ada buku. Itu yang cepat sekali menyihir manusia dan mengubah pola pikir manusia menjadi sesuatu yang digambarkan dari isi seni," ungkap Bimbim.
Ini jugalah jadi alasan terlibat dalam Teater Musikal Silver Sober—Samber Gledek di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 29 November 2025 kemarin.
Uniknya, teater musikal ini melibatkan Teater 100 Pecandu dan teater yang disutradarai, ditulis naskahnya hingga dimainkan langsung oleh dr. Aisah Dahlan. Lalu Slank terlibat dengan secara langsung membawakan lagu terbaiknya di atas panggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di Bogor