.
Suara.com - Percakapan soal Perang Dunia Ketiga kini tak lagi terdengar asing. Isunya muncul berulang kali seiring memanasnya konflik global dan saling ancam antarnegara besar.
Di tengah kekhawatiran itu, wajar kalau kamu mulai bertanya soal nasib negeri sendiri. Jika perang global benar-benar terjadi, apakah Indonesia termasuk wilayah yang aman?
Pertanyaan ini penting karena perang modern tidak lagi terbatas pada medan tempur. Dampaknya bisa menjalar ke seluruh penjuru dunia, bahkan ke negara yang memilih tidak ikut bertempur.
Perang Dunia 3 Bukan Sekadar Isu Sensasional
Ketegangan geopolitik dunia saat ini menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Konflik regional, persaingan senjata, dan meningkatnya retorika nuklir membuat skenario perang besar terasa semakin dekat.
Jurnalis investigatif sekaligus analis perang nuklir Annie Jacobsen termasuk sosok yang vokal memperingatkan risiko ini. Ia menilai bahwa jika senjata nuklir digunakan, kehancuran global bisa terjadi jauh lebih cepat dari yang dibayangkan publik.
Dalam skenario terburuk, serangan nuklir tidak membutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu. Rudal jarak jauh yang dimiliki negara adidaya mampu melintasi benua hanya dalam hitungan puluhan menit.
Masalahnya bukan hanya pada daya hancur senjata itu sendiri. Waktu pengambilan keputusan para pemimpin dunia sangat sempit, sehingga satu kesalahan kecil bisa memicu reaksi berantai yang sulit dihentikan.
Perang Dunia 3 juga tidak harus diawali oleh satu tombol merah. Eskalasi bisa bermula dari konflik terbatas, salah hitung strategi, atau kegagalan diplomasi yang dibiarkan berlarut-larut.
Nuclear Winter, Ancaman Sunyi Setelah Ledakan
Banyak orang membayangkan bom nuklir sebagai akhir dari segalanya. Padahal, menurut para ilmuwan, dampak terburuk justru muncul setelah ledakan berhenti.
Baca Juga: Harga Bitcoin Terjun Bebas Gegara Perang Tarif Eropa-AS, Analis Ungkap Proyeksinya
Salah satu ancaman paling serius adalah nuclear winter atau musim dingin nuklir. Fenomena ini terjadi ketika asap dan debu dari ledakan besar naik ke atmosfer dan menghalangi sinar matahari mencapai permukaan bumi.
Ahli atmosfer Profesor Brian Toon menjelaskan bahwa efek ini bisa menurunkan suhu global secara drastis. Dunia berpotensi mengalami kegelapan berkepanjangan yang membuat iklim menjadi ekstrem dan tidak stabil.
Wilayah lintang tengah seperti Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia diperkirakan paling terdampak. Salju bisa bertahan selama bertahun-tahun, sementara pertanian nyaris lumpuh total.
Akibatnya, krisis pangan global menjadi tak terhindarkan. Rantai pasok makanan terputus, kelaparan meluas, dan kehidupan manusia harus beradaptasi dalam kondisi yang sangat terbatas.
Dalam situasi ini, ancaman terbesar bukan lagi ledakan, melainkan ketidakmampuan manusia memenuhi kebutuhan dasar untuk bertahan hidup.
Kriteria Negara yang Lebih Aman Saat Perang Global
Dalam berbagai kajian geopolitik, tidak ada negara yang benar-benar kebal dari perang dunia. Namun, ada beberapa faktor yang membuat dampak yang diterima suatu negara bisa lebih ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bedak Apa yang Cocok untuk Lansia? Ini 5 Rekomendasi Bedak Murah Samarkan Kerutan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 22 Januari 2026, Rezeki dan Karier Moncer
-
Petal Dreamscapes: Intip Tema Pernikahan Paling Romantis dan 'Dreamy' untuk Tahun 2026
-
Cuan dan Hoki! Ini 6 Shio Paling Makmur pada 22 Januari 2026
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Kulit Bruntusan? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Terpopuler: Kapan Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Dibuka, Cara Memilih Cushion
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu