Lifestyle / Komunitas
Senin, 26 Januari 2026 | 10:37 WIB
Ilustrasi Orang tengah lari dengan menikmati suasana sekitar. [Freepik.com/jcomp]

Ini adalah bagian penting dari proses tersebut, jadi siapkan pengatur waktu Anda.

Jika Anda menginginkan akurasi, mencatat waktu lari Anda sangat penting dan ini dapat dilakukan menggunakan jam tangan pintar, stopwatch, atau dengan bantuan seorang teman.

Sangat penting juga bagi Anda untuk jujur dengan waktu dan jarak yang Anda tentukan, jadi jangan memanipulasi angka-angka tersebut hanya untuk menyenangkan ego Anda!

Langkah 3: Keluarkan kalkulator

Sederhananya, cara menghitung kecepatan lari dilakukan dengan membagi jarak lari Anda dengan waktu lari Anda.

Ya, cara menghitung pace lari menggunakan rumus berikut:

Pace = Waktu Tempuh ÷ Jarak

Waktu biasanya dinyatakan dalam menit, dan jarak dalam kilometer. Hasilnya adalah pace dalam satuan menit per kilometer.

Jadi, jika Anda berlari 10 km selama 50 menit, maka 50:10 = 5 menit per km.

Baca Juga: 5 Sepatu Lari Ortuseight Senyaman Hoka, Cushion Tebal Kaki Anti Pegal

Artinya, pace lari kamu adalah 5:00 menit per kilometer. Jika waktu tempuh dinyatakan dalam jam dan menit, ubah dulu ke menit agar perhitungannya lebih mudah.

Jenis-Jenis Pace dalam Latihan Lari

Ilustrasi lari (pexels.com)

Dalam olahraga lari, pace bukanlah satu ukuran yang sama untuk semua latihan. Setiap jenis latihan memiliki pace tersendiri yang disesuaikan dengan tujuan latihan tersebut.

1. Easy Pace (Pace Santai)

Easy pace adalah kecepatan lari ringan yang memungkinkan Anda tetap bernapas nyaman dan masih bisa berbicara saat berlari. P

ace ini sangat cocok untuk pemula, lari jarak jauh, maupun sesi pemulihan. Umumnya, easy pace berada sekitar 1–2 menit lebih lambat dibandingkan pace lomba.

Load More