Suara.com - Satu persatu konsekuensi harus diterima oleh alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Bahkan sang suami, Arya Iwantoro turut terkena getahnya.
Tak hanya terhadap kehidupan pribadi pasangan penerima LPDP itu, bisnis Dwi Sasetyaningtyas juga ikut terseret pusaran arus kontroversi.
Influencer sekaligus pebisnis ini awalnya sempat menuai kontroversi usai berkomentar soal kewarganegaraan.
Singkatnya, perempuan yang punya julukan Tyas tersebut dinilai menghina kewarganegaraan Indonesia karena menyinggung soal paspor Republik Indonesia yang baginya lemah dan rasa bangganya karena sang anak tak jadi WNI.
Kalimat yang diutarakan oleh Dwi Sasetyaningtyas "Cukup aku aja yang WNI, anak-anaku jangan...,",akhirnya berbuah segudang konsekuensi.
Pertama, Dwi Sasetyaningtyas dan sang suami mendapat blacklist langsung dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Purbaya juga meminta suami Dwi Sasetyaningtyas, Arya Iwantoro untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP bak 'ganti rugi'.
Adapun di balik itu semua, tak sedikit publik yang menerka-nerka bahwa bisnis Tyas akan ikut terdampak.
Lantas, apa saja bisnis yang dikelola oleh sosok alumni LPDP ini?
Baca Juga: Ramai Disorot Publik, Tasya Kamila Unggah Laporan Kontribusi sebagai Awardee LPDP
Sustaination
Bisnis kebangaan Dwi Sasetyaningtyas adalah sebuah wadah atau platform yang bergerak di bidang gaya hidup berkelanjutan (sustainable living).
Secara sederhana, Sustaination fokus mengedukasi masyarakat Indonesia untuk mengurangi jejak kerusakan lingkungan melalui pilihan konsumsi sehari-hari.
Kegiatan utama dari Sustaination adalah membagikan tips praktis mengenai cara mengelola sampah rumah tangga, memilah sampah, hingga memahami isu-isu lingkungan terkini dengan bahasa yang mudah dipahami.
Tak berhenti di situ, Sustaination juga menjalankan toko daring yang menjual produk-produk ramah lingkungan.
Sustaination banyak bekerja sama dengan pengrajin dan UMKM lokal untuk menciptakan produk penunjang gaya hidup hijau.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya
-
Info Jadwal Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Lengkap dengan Aturannya dan Alur Masuknya
-
Gelas Reusable Tak Selalu Lebih Ramah Lingkungan, Ini Temuan Peneliti
-
Promo Superindo Sambut Iduladha, Diskon Besar Perlengkapan Bakar-bakaran
-
45 Ucapan Selamat Idul Adha 2026 yang Islami Menyentuh Hati, Cocok Untuk Keluarga dan Grup WA
-
Mau Ajak Anak Nonton Penyembelihan Hewan Kurban? Ketahui Usia Ideal Menurut Dokter
-
6 Ide Menu Olahan Daging Kambing dan Sapi Kurban Selain Sate
-
Idul Adha Tahun 2026 Berapa Hijriah? Ini Makna dan Tradisinya
-
Viral Reizuka Ari Minum Suplemen 'Segambreng' Sekaligus, Apoteker Wanti-wanti Bahayanya
-
Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Libur? Ini Penjelasan Hari Lahir Pancasila dan Sejarahnya