- Prioritaskan menyelesaikan kewajiban finansial seperti zakat dan utang konsumtif segera setelah menerima uang THR.
- Alokasikan dana THR menggunakan rumus sederhana 50-20-20-10.
- Hindari pemborosan impulsif.
Ingatlah bahwa esensi Lebaran adalah silaturahmi, bukan ajang pamer kemakmuran melalui besarnya nominal angpao yang diberikan.
4. Waspadai Jebakan Self-Reward Berlebihan
Godaan diskon besar-besaran di pusat perbelanjaan maupun marketplace seringkali mengaburkan logika.
Banyak orang terjebak dalam perilaku doom spending, menghabiskan uang untuk barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan dengan dalih "menghargai diri sendiri" setelah bekerja keras setahun penuh.
Sebelum memencet tombol checkout, berikan waktu 24 jam untuk berpikir, "Apakah saya membutuhkan barang ini, atau hanya sekadar ingin?"
Membeli baju baru memang sunnah, namun tidak harus mahal dan tidak harus berlebihan secara kuantitas.
5. Persiapkan Dana untuk "Bulan Panjang" Pasca-Lebaran
Salah satu kesalahan finansial yang paling sering terjadi adalah lupa bahwa setelah Lebaran, masih ada hari-hari biasa yang harus dijalani sebelum gaji bulan berikutnya cair.
Sering kali jarak antara hari raya dan tanggal gajian berikutnya terasa sangat panjang.
Pastikan Anda tidak menghabiskan seluruh THR dan gaji bulanan sekaligus.
Sisihkan dana operasional untuk transportasi bekerja, tagihan listrik, dan biaya makan sehari-hari untuk setidaknya dua hingga tiga minggu setelah libur Lebaran usai.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
Mengelola THR bukan berarti tidak boleh bersenang-senang atau menikmati hasil kerja keras. Kuncinya adalah pengendalian diri dan skala prioritas.
Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa merayakan Idul Fitri dengan khidmat dan penuh kegembiraan tanpa harus merasa pusing dengan kondisi keuangan yang kritis saat kembali bekerja.
Selamat mengelola THR dengan bijak!
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan