Suara.com - Nama Muhammad Suryo ramai dibicarakan publik setelah mengalami kecelakaan di jalur Purworejo–Wates, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026). Ia dikenal sebagai CEO Surya Group Holding Company, sekaligus sosok penting di balik merek rokok HS.
Di bawah kepemimpinannya, pertumbuhan rokok HS terbilang sangat cepat sejak pertama kali mulai beroperasi pada Juli 2024. Bagi yang belum tahu, berikut profil dan rekam jejak Muhammad Suryo.
Profil Muhammad Suryo Bos Rokok HS
Muhammad Suryo merupakan pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984. Ia menghabiskan masa kecil hingga lulus SMA di Lampung Timur.
Setelah itu, keluarganya sempat tinggal di Bengkulu sebelum akhirnya ia melanjutkan pendidikan kuliah di Yogyakarta.
Ia dikenal sebagai pebisnis yang merintis karier dari nol. Sebelum berhasil mengembangkan bisnis rokok HS, ia sempat menjalankan berbagai usaha di banyak bidang, seperti depot air isi ulang, konstruksi, properti, minyak dan gas, hingga memiliki maskapai penerbangan bernama Fly Jaya.
Pendidikan sarjana ditempuh di Yogyakarta, kota yang kemudian menjadi pusat kegiatan operasional Surya Group sebagai perusahaan induk dari berbagai lini usaha yang ia jalankan.
Awal Berdirinya Pabrik Rokok HS
Nama Muhammad Suryo semakin dikenal luas sejak berdirinya pabrik rokok HS pada tahun 2024 di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Rokok HS diproduksi di bawah naungan Surya Group Holding Company.
Pada tahap awal, pabrik tersebut hanya mempekerjakan sekitar 30 buruh linting. Sistem perekrutan yang diterapkan cukup terbuka karena tidak membatasi syarat ijazah, usia, maupun pengalaman kerja. Hal ini membuat banyak masyarakat tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.
Ekspansi bisnis juga dilakukan di Lampung Timur, tepatnya di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung. Pembangunan pabrik di daerah tersebut disebut sebagai bentuk kontribusi terhadap kampung halamannya.
Pabrik di Lampung Timur direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 3.000 orang.
Proses perekrutan akan memprioritaskan warga sekitar, termasuk penyandang disabilitas. Selama masa pelatihan, calon pekerja juga direncanakan mendapatkan uang saku sebagai bentuk dukungan.
Walaupun tergolong pemain baru di industri rokok, merek HS mampu bersaing dengan brand besar karena menawarkan harga yang lebih terjangkau serta pilihan produk yang cukup beragam.
Kronologi Kecelakaan
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika rombongan motor besar melaju dari arah timur (Yogyakarta) menuju barat (Purworejo). Saat melintas di simpang dekat BRI Palihan, sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai warga setempat muncul dari arah selatan dan hendak menyeberang ke utara.
Menurut keterangan saksi, motor Harley Davidson bernopol Z 5050 MRS yang dikendarai Muhammad Suryo bersama istri diduga melaju cukup kencang dan mencoba menyalip kendaraan di depannya. Karena posisi sepeda motor yang menyeberang sudah berada di tengah jalan, tabrakan keras tidak dapat dihindari.
Fakta kejadian:
Berita Terkait
-
Tragedi Tragis Bos Rokok di Kulon Progo, Seberapa Buas Mesin Harley Davidson yang Dikendarainya?
-
Profil Muhammad Suryo Bos Rokok HS yang Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Meninggal
-
6 Fakta Tragis Kecelakaan Moge Harley-Davidson di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal Dunia
-
Slank dan Bos HS Serahkan Donasi Rp500 Juta, Vespa Kaka Terjual di Angka Rp110 Juta
-
Muhammad Suryo, Sosok di Balik Gemuruh Tur Slank dan Misi Kemanusiaan untuk Sumatra
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Menjaga Tradisi Sangjit, Sangjit by Sinar Wijaya Hadir dengan Layanan Terintegrasi