Lifestyle / Komunitas
Kamis, 05 Maret 2026 | 12:45 WIB
Petugas melakukan pemantauan hilal saat sidang isbat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, perhatian umat Islam di Indonesia mulai tertuju pada satu agenda penting, yakni sidang isbat penetapan Lebaran 2026.

Sidang ini menjadi momen krusial karena dari forum inilah pemerintah secara resmi menetapkan kapan 1 Syawal dimulai.

Melalui mekanisme yang telah berlangsung bertahun-tahun, pemerintah berupaya memastikan penetapan hari raya dilakukan secara ilmiah sekaligus sesuai dengan syariat Islam.

Lantas, kapan sidang isbat Lebaran 2026?

Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 Resmi Kemenag

Ilustrasi Sidang Isbat Lebaran 2026 (Freepik)

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah menjadwalkan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sidang tersebut akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama di Jakarta, dan dimulai pada sore hari setelah pelaksanaan rukyatul hilal.

Tanggal tersebut bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, yang merupakan hari terakhir bulan Ramadan berdasarkan kalender Hijriah versi pemerintah.

Penetapan waktu ini mengikuti pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana sidang isbat digelar pada hari ke-29 Ramadan untuk menentukan apakah bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari atau berakhir pada hari itu juga.

Pelaksanaan sidang biasanya diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi terkini. Setelah itu, sidang tertutup digelar untuk membahas laporan rukyat dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Link Daftar Mudik Pertamina 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Rutenya

Hasil sidang kemudian diumumkan secara resmi kepada publik oleh Menteri Agama melalui konferensi pers yang disiarkan secara nasional.

Prosedur dan Mekanisme Penentuan 1 Syawal

Petugas melakukan pemantauan hilal. [Suara.com/Alfian Winanto]

Pemerintah menggunakan dua metode utama dalam menentukan awal bulan Syawal, yakni hisab dan rukyat.

Hisab merupakan metode perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi bulan dan matahari secara matematis.

Sementara itu, rukyat adalah pengamatan langsung hilal atau bulan sabit muda sesaat setelah matahari terbenam.

Di Indonesia, pengamatan hilal dilakukan di berbagai titik strategis dari Sabang hingga Merauke.

Tim rukyat yang terdiri dari petugas Kementerian Agama, ahli falak, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam diterjunkan ke lokasi-lokasi tersebut.

Load More