- OJK menduga Mirae Asset terlibat manipulasi saham BEBS senilai Rp14,5 triliun.
- Hyeon Joo Park adalah pendiri global Mirae Asset Financial Group Korea.
- Dua petinggi berinisial ASS dan MWK ditetapkan sebagai tersangka utama kasus.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) pada Rabu (4/3/2026) terkait dugaan manipulasi saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).
Dalam kasus ini, OJK menetapkan dua tersangka utama, yakni ASS selaku beneficial owner BEBS dan MWK yang merupakan mantan Direktur Investment Banking MASI. Keduanya diduga terlibat dalam praktik curang di pasar modal selama periode 2020–2022.
Modus operandi yang digunakan mencakup insider trading, manipulasi penawaran umum perdana (initial public offering atau IPO), serta transaksi semu.
Praktik ini melibatkan jaringan yang terdiri dari tujuh entitas perusahaan dan 58 akun nominee di bawah kendali para tersangka.
Selain itu, mereka diduga melanggar Undang-Undang Pasar Modal dengan tidak melaporkan pihak afiliasi penerima jatah saham serta menyampaikan laporan penggunaan dana IPO yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Rangkaian transaksi ilegal tersebut menyebabkan harga saham BEBS melonjak drastis hingga 7.150 persen, dari harga dasar ke level tertinggi Rp7.250 per saham.
OJK menaksir nilai keuntungan ilegal dari aktivitas ini mencapai Rp14,5 triliun.
Sebagai langkah hukum, otoritas telah membekukan sekitar 2 miliar saham BEBS dan menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen serta data elektronik dari kantor MASI.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 25 saksi dan terus mendalami potensi keterlibatan MASI sebagai korporasi dalam tindak pidana tersebut.
Baca Juga: IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?
Meski pihak OJK telah mengonfirmasi penggeledahan dan penyidikan, pihak internal Mirae Asset sempat membantah adanya aksi penggeledahan di kantor mereka.
Langkah tegas ini diambil OJK demi menjaga integritas sektor jasa keuangan dan melindungi kepentingan para investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum
-
Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan
-
Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut
-
Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang
-
Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa
-
Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
-
Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara
-
Kebijakan Pemerintah Ini Bikin Bisnis Akar Rumput Untung, BBRI Ikutan Cuan
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit