Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum umat Islam keluar untuk menunaikan Salat Idulfitri.
Jika dilakukan pada waktu ini, zakat fitrah akan sampai kepada penerima tepat pada saat mereka membutuhkannya untuk merayakan hari raya.
4. Waktu Makruh
Waktu makruh adalah setelah salat Idulfitri hingga menjelang berakhirnya hari pertama Syawal. Pada waktu ini, zakat fitrah memang masih bisa dibayarkan, tetapi hukumnya tidak dianjurkan karena sudah melewati waktu yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW.
Kapan Waktu yang Haram untuk Bayar Zakat Fitrah?
Waktu yang haram untuk membayar zakat fitrah adalah setelah berakhirnya hari Idulfitri (setelah tanggal 1 Syawal) tanpa adanya alasan atau uzur yang dibenarkan oleh syariat.
Jika seseorang menunda pembayaran hingga melewati waktu tersebut, maka ia dianggap telah melalaikan kewajiban zakat fitrah.
Zakat yang dibayarkan setelah itu tetap harus dikeluarkan, tetapi statusnya menjadi qadha, bukan lagi zakat fitrah yang ditunaikan tepat waktu.
Dengan kata lain, pahala utama zakat fitrah bisa berkurang karena tidak dilakukan sesuai waktu yang dianjurkan.
Dalil Tentang Batas Waktu Zakat Fitrah
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Cara Hitung Zakat Fitrah, Siapa Saja yang Wajib Berzakat?
"Barang siapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum salat Id, maka zakatnya diterima. Dan barang siapa menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Hadis ini menjadi dasar utama para ulama dalam menetapkan batas waktu pembayaran zakat fitrah.
Mengapa Zakat Fitrah Harus Dibayar Tepat Waktu?
Ada beberapa hikmah di balik penetapan waktu pembayaran zakat fitrah, di antaranya:
1. Membantu Fakir Miskin Merayakan Idulfitri: Zakat fitrah yang dibayarkan sebelum hari raya memungkinkan kaum dhuafa mendapatkan makanan atau kebutuhan pokok untuk merayakan Idulfitri.
2. Menyempurnakan Ibadah Puasa: Zakat fitrah berfungsi menyucikan diri dari kesalahan kecil selama menjalankan puasa Ramadan.
3. Melatih Kepedulian Sosial: Ibadah ini mengajarkan umat Islam untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif
-
4 Shio Paling Beruntung 23 April 2026, Siap-siap Tajir
-
Dari Dapur ke Meja Makan: Tips dari Chef Jaga Rasa Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan
-
Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka di Alfamart yang Memutihkan Wajah dan Harganya
-
5 Tinted Sunscreen SPF 50 yang Ringan untuk Mencerahkan Wajah
-
4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah
-
Apakah Ada Cushion dengan SPF? Intip 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya
-
4 Rekomendasi Loose Powder dengan UV Filter, Makeup Tahan Lama dan Kulit Terlindungi
-
Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini