Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Maret 2026 | 10:39 WIB
Tata Cara Shalat Lailatul Qadar. (Freepik)

أُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnata lailatil qadri rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku niat salat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat ini cukup dihadirkan di dalam hati, namun boleh juga dilafalkan untuk membantu menghadirkan kekhusyukan.

Tata Cara Salat Lailatul Qadar

Salat sunnah Lailatul Qadar pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya, yaitu dilaksanakan dua rakaat dengan satu salam. Berikut tata cara yang sering dianjurkan oleh ulama, salah satunya sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur keislaman dan situs Nahdlatul Ulama. 

  • Membaca niat salat Lailatul Qadar di dalam hati.
  • Takbiratul ihram seperti salat pada umumnya.
  • Membaca doa iftitah (jika diinginkan).
  • Membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
  • Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
  • Melanjutkan dengan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti tata cara salat biasa.
  • Bangkit untuk rakaat kedua.
  • Membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat kedua.
  • Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali setelah Al-Fatihah.
  • Menyelesaikan rakaat kedua dengan ruku’, i’tidal, sujud, hingga tasyahud akhir.
  • Mengucapkan salam untuk mengakhiri salat.
  • Setelah salam, dianjurkan membaca istighfar sebanyak 70 kali.

Meski demikian, dalam praktik qiyamul lail di malam Lailatul Qadar, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan salat secara berulang dengan formasi dua rakaat salam, dua rakaat salam, lalu ditutup dengan salat witir sebagai penutup ibadah malam.

Doa yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah Selama Puasa agar Tetap Lembap

Selain salat, malam Lailatul Qadar juga sangat dianjurkan untuk diisi dengan doa. Rasulullah SAW bahkan mengajarkan doa khusus kepada istrinya, Aisyah RA, ketika ia bertanya tentang doa terbaik yang dibaca pada malam tersebut.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin:

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Para ulama menjelaskan bahwa kata ‘Afuw berarti pemaafan yang sempurna, yaitu penghapusan dosa secara total dari catatan amal manusia. Oleh karena itu, doa ini dianggap sangat agung karena memohon pengampunan yang menyeluruh dari Allah SWT.

Demikian itu tata cara shalat lailatul qadar. Lailatul Qadar juga merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, selain salat dan doa, umat Islam dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, serta melakukan amal kebaikan lainnya.

Menghidupkan malam Lailatul Qadar tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Dengan memanfaatkan malam penuh kemuliaan ini melalui salat, doa, dan amal kebaikan, seorang muslim berharap mendapatkan ampunan serta keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More