- Kemenkes mewajibkan pencantuman label Nutri Level pada minuman manis siap saji skala besar.
- Sistem Nutri Level menggunakan nilai A hingga D berdasarkan kandungan gula, garam, lemak.
- Langkah ini diambil untuk mencegah lonjakan penyakit kronis yang membebani pembiayaan BPJS Kesehatan.
Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru saja menerbitkan aturan terbaru terkait kewajiban pencantuman label gizi pada pangan siap saji untuk menekan angka konsumsi gula berlebih di masyarakat.
Lewat regulasi ini, minuman kekinian dari usaha skala besar kini wajib memasang "rapor kesehatan" yang bisa diintip langsung oleh konsumen.
Keputusan yang tertuang dalam KMK Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026 per 14 April ini lahir dari kekhawatiran nyata.
Kebiasaan masyarakat menenggak minuman berpemanis diam-diam menjadi bom waktu, terbukti dari meroketnya beban BPJS untuk penyakit akibat gaya hidup.
Kasus gagal ginjal saja, misalnya, mencatat lonjakan pembiayaan lebih dari 400 persen, melesat dari Rp2,32 triliun di tahun 2019 menjadi Rp13,38 triliun pada 2025.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti rentannya masyarakat terhadap penyakit penyerta seperti obesitas, hipertensi, stroke, hingga diabetes tipe 2 akibat asupan Gula, Garam, dan Lemak (GGL) yang tidak terkontrol.
“Karena itu, perlu dilakukan upaya melalui pemberian informasi dan edukasi agar masyarakat dapat lebih mudah memilih pangan siap saji yang tepat dan sehat sesuai kebutuhannya,” ujar Budi Gunadi dalam rilis resmi Kemenkes.
Lantas, bagaimana sistem pelabelan ini bekerja? Nantinya, produk minuman favorit seperti boba, teh tarik, jus, hingga kopi susu aren buatan gerai skala besar akan diberi nilai bernama Nutri Level.
Penilaian ini membagi tingkatan kesehatan minuman menjadi empat kelas berdasarkan hasil uji laboratorium.
Baca Juga: Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
Level A (berlogo huruf A hijau tua) menandakan kandungan GGL paling rendah. Menyusul di bawahnya Level B (hijau muda), lalu Level C (kuning).
Sementara itu, Level D (merah) menjadi tanda peringatan bahwa minuman tersebut memiliki kandungan GGL yang paling tinggi.
Pelaku usaha diwajibkan memamerkan status Nutri Level ini agar mudah dilihat pembeli.
Rapor warna-warni ini akan nangkring di berbagai medium, mulai dari daftar menu fisik, kemasan gelas, spanduk, brosur, hingga foto menu pada aplikasi ojek online langganan Anda.
Namun bagi Anda penggemar jajanan kaki lima, tak perlu cemas. Di tahap awal, kebijakan ini sengaja belum menyentuh urat nadi pengusaha mikro dan kecil.
Warteg, restoran sederhana, hingga gerobak minuman di pinggir jalan masih dibebaskan dari aturan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu