Lifestyle / Komunitas
Kamis, 16 April 2026 | 11:00 WIB
Viral lagu Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) berjudul "Erika" bermuatan pelecehan. [X/ipoopbase]
Baca 10 detik
  • Lagu "Erika" karya Orkes Semi Dangdut HMT ITB era 1980-an viral kembali karena mengandung lirik yang dianggap melecehkan perempuan.
  • Video penampilan lagu tersebut memicu kritik publik di tengah meningkatnya keresahan masyarakat terhadap isu pelecehan seksual di kampus.
  • HMT ITB secara resmi meminta maaf, menghapus seluruh konten terkait, dan berkomitmen melakukan evaluasi internal terhadap materi seni mereka.

1. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatnan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan.

2. Perlu kami sampaikan bahwa Orkes Semi Dandut HMT-ITB merupakan salah satu kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telang berdiri sejak tahun 1970-an dan untuk lagu berjudul "Erika" dibuat pada tahun 1980-an.

Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini.

3. Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penamplan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.

HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan individu atau kelompok manapun.

4. Kami telah berkoordinasi dengan apra pihak terkait untuk segara menurukan (takedown) konten video dan audio dar kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termsauk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat.

5. Kami melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap konten, pelaksanaan, serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa, serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat.

Hingga saat ini, lagu Erika telah ditarik dari platform audio Spotify dan Youtube. Kendati begitu, identitas personal pencipta lagu "Erika" secara spesifik tidak dipublikasikan ke publik dan tetap merujuk pada karya kolektif internal organisasi pada masa tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi organisasi kemahasiswaan untuk lebih selektif dalam memproduksi atau membawakan konten seni di era digital yang semakin sensitif terhadap isu kesetaraan gender.

Baca Juga: Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban

Load More