- Kementerian Pariwisata Indonesia dan Xiamen Airlines mengadakan famtrip bagi influencer serta agen perjalanan Tiongkok untuk mempromosikan destinasi Jakarta.
- Pembukaan rute penerbangan langsung dari Nanjing dan Wuhan ke Jakarta menjadi langkah strategis guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.
- Peserta mengeksplorasi kawasan Pantai Indah Kapuk sebagai pusat wisata gaya hidup modern untuk menarik minat pasar pariwisata Tiongkok.
Suara.com - Saat Jakarta membuka panggungnya untuk pasar wisata Tiongkok, yang ditawarkan bukan sekadar destinasi, melainkan pengalaman kota modern yang dikemas dalam satu jalur perjalanan yang terkurasi.
Melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Xiamen Airlines, promosi wisata kali ini tampil lebih strategis dengan menghadirkan familiarization trip (famtrip) bagi para Key Opinion Leaders (KOL) dan pelaku industri perjalanan dari Tiongkok.
Momentum ini semakin kuat dengan dibukanya rute penerbangan langsung Nanjing–Jakarta dan Wuhan–Jakarta, yang secara nyata memangkas jarak sekaligus membuka peluang kunjungan wisatawan dalam skala lebih besar.
Sekitar 30 peserta famtrip yang terdiri dari influencer dan travel agent diajak melihat langsung bagaimana wajah Jakarta hari ini, bukan hanya sebagai ibu kota, tetapi sebagai destinasi lifestyle yang dinamis.
Yang “dijual” Jakarta dalam kesempatan ini terasa jelas: pengalaman terintegrasi. Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi etalase utama, menghadirkan kombinasi wisata tepi laut, spot tematik, hiburan modern, hingga kuliner dalam satu rangkaian yang mudah diakses.
Perjalanan dimulai dari Dreamville, lalu berlanjut melewati ikon-ikon kawasan seperti Lady of Akita, Kota Belanda, hingga Dragon Point, semuanya dirancang sebagai titik visual yang kuat untuk konten digital.
Pengalaman kemudian bergeser ke sisi yang lebih eksploratif melalui Dermaga CBD Beach Walk, di mana peserta merasakan konsep “Pier to Thousand Islands”, sebuah narasi wisata yang menghubungkan Jakarta dengan keindahan Kepulauan Seribu.
Tidak berhenti di situ, rombongan juga diajak menikmati suasana santai di Aloha, menjelajah Land’s End, hingga merasakan sentuhan budaya di Pantjoran yang kental dengan nuansa oriental, sebuah pendekatan yang terasa relevan dengan pasar Tiongkok.
Sebagai penutup, pengalaman dipermanis dengan Water Fountain Show di Batavia dan makan malam di Republic Seafood, mempertegas bahwa Jakarta juga memiliki kekuatan di sektor kuliner premium.
Baca Juga: Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital
Perwakilan Agung Sedayu Group melalui PIK Tourism Board, Fenny Maria, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar promosi sesaat.
“Momentum penerbangan perdana ini bukan hanya membuka akses, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok. Kami di Agung Sedayu Group melalui PIK Tourism Board berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman destinasi yang relevan, berkualitas, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Lebih jauh, ia juga berharap langkah ini mampu menciptakan hubungan jangka panjang yang berdampak nyata bagi pertumbuhan pariwisata.
“Harapannya, inisiatif ini tidak berhenti pada promosi jangka pendek, melainkan mampu mempererat relasi dan menciptakan pertumbuhan wisata yang berkelanjutan di Jakarta,” kata Fenny.
Dari keseluruhan rangkaian ini, terlihat bahwa Jakarta tidak lagi hanya mengandalkan ikon lama, tetapi mulai menjual gaya hidup, konektivitas, dan pengalaman yang mudah dibagikan secara digital.
Bagi wisatawan Tiongkok yang dikenal gemar berburu destinasi unik sekaligus estetik, pendekatan ini menjadi kunci, bahwa Jakarta kini hadir sebagai kota yang siap dinikmati, direkam, dan diceritakan kembali ke dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru
-
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
-
Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama
-
5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia
-
3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera
-
3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'