- Bank Jakarta perkuat ekosistem ekonomi terintegrasi via XPORIA 2026 guna pacu transaksi digital.
- XPORIA 2026 pertemukan merchant dan nasabah dalam satu ruang kolaborasi ekonomi yang efisien.
- Bank Jakarta bertransformasi jadi enabler ekonomi Jakarta melalui inovasi layanan inklusif.
Suara.com - Bank Jakarta terus menunjukkan taringnya dalam mentransformasi layanan perbankan daerah menjadi kekuatan ekonomi modern. Melalui gelaran Bank Jakarta XPORIA 2026, perseroan berfokus memperkuat ekosistem ekonomi terintegrasi guna mendorong transaksi digital dan memperluas kolaborasi dengan para merchant.
Ajang yang berlangsung di Balai Kota Jakarta pada 20–23 April 2026 ini bukan sekadar pameran biasa. Mengusung konsep experience space, XPORIA 2026 menyatukan berbagai sektor mulai dari kuliner, fashion, emas, properti, hingga otomotif dalam satu ruang interaktif yang menghubungkan sektor perbankan, pelaku usaha, dan nasabah secara langsung.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-65 Bank Jakarta sekaligus manifestasi transformasi perseroan dalam membangun konektivitas ekonomi yang lebih efisien.
“XPORIA bukan sekadar pameran, tetapi ruang pengalaman yang mempertemukan merchant, nasabah, dan layanan perbankan dalam satu ekosistem. Ini bagian dari komitmen kami membangun konektivitas ekonomi yang lebih efisien dan terintegrasi,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2026).
Agus menegaskan, fokus utama Bank Jakarta saat ini adalah menciptakan ekosistem yang saling terhubung. Melalui strategi ini, perbankan tidak lagi hanya menjadi penyedia jasa keuangan, melainkan sebagai enabler atau penggerak yang mempertemukan berbagai elemen ekonomi.
“Melalui event ini kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” tambahnya.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menilai kehadiran beragam mitra strategis dalam acara ini mencerminkan tingginya kredibilitas dan kepercayaan terhadap Bank Jakarta.
“Ini menjadi langkah positif dalam memperkuat peran Bank Jakarta sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus penggerak ekosistem ekonomi,” tutur Suharini.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Bisnis dan Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menekankan bahwa sinergi antara layanan keuangan, teknologi digital, dan kebutuhan nasabah adalah fondasi penting bagi ekosistem ekonomi inklusif.
Baca Juga: Bank Jakarta Bakal Ambil Peran Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, berharap XPORIA 2026 mampu memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan melalui pendekatan kolaboratif, bukan sekadar transaksional.
Dengan penguatan ekosistem terintegrasi ini, Bank Jakarta memantapkan posisinya sebagai katalisator pembangunan ekonomi Jakarta yang menopang pertumbuhan usaha sekaligus memperluas akses transaksi digital bagi masyarakat urban, khususnya para ASN di lingkungan Pemprov DKI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat
-
Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini
-
Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026
-
Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Terdepan Melayani Masyarakat
-
Biaya Jualan di e-commerce Berubah Total? Ini Penjelasan PMSE yang Resmi Berlaku
-
Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina
-
AS Siapkan Tarif Baru 10 Persen, Mendag Optimis Ekspor Indonesia Meroket
-
Sah! RI Bakal Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia Lewat Lemigas Hingga Akhir 2026
-
Asing Borong Tombol Jual, Saham BCA Rontok Hampir 40% Sejak Awal Tahun
-
Bahlil: Harga LNG Naik Bukan Hanya di Indonesia