- Admin Little Aresha Yogyakarta gunakan pesan WhatsApp perhatian untuk memanipulasi orangtua.
- Taktik agamis dan doa santun dipakai menutupi dugaan penyiksaan terhadap balita.
- Orangtua merasa berutang budi karena fleksibilitas waktu yang ditawarkan pengelola.
Suara.com - Kasus kekejaman di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, tidak hanya menyisakan trauma fisik bagi para balita, tetapi juga luka batin yang mendalam bagi para orangtua.
Pasalnya, selama ini mereka merasa telah menitipkan anak di tempat yang sangat penuh kasih sayang, yakni Little Aresha.
Ketua Yayasan, Diyah Kusumastuti, bersama stafnya diduga menggunakan taktik tutur manis untuk membuai kepercayaan orangtua.
Selain penampilan yang agamis dan santun, peran admin WhatsApp Little Aresha menjadi senjata maut untuk membuat orangtua merasa anaknya sangat dicintai di sana.
Terbongkar, begini deretan taktik manipulasi admin Little Aresha yang bikin merinding jika diingat kembali:
1. Perhatian Maut: Langsung Dicari Jika Tidak Masuk
Salah satu orangtua murid sekaligus jurnalis Suara.com, Shevinna Putti, menceritakan pengalamannya menitipkan anak selama hampir 1,5 tahun di sana.
Ia mengaku sangat terpikat dengan perhatian admin yang selalu menanyakan kabar jika anaknya absen 2-3 hari, begitu juga dengan beberapa orangtua lainnya yang menyampaikan hal serupa di media sosial.
"Assalamualaikum Bunda. Apa kabar dik **, Bunda, Ayah sekeluarga? Semoga baik-baik sehat selalu njih. Aamiin... tumben ini adik tidak nampak ke sekolah?" tulis admin dalam pesan singkatnya ketika anak dari Shevinna Putti tidak masuk 2 hari tanpa kabar.
Baca Juga: Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
Kalimat-kalimat perhatian seperti ini sukses membuat orangtua merasa anaknya sangat diperhatikan secara personal oleh pihak yayasan.
2. Taktik Kangen: Sebut Sekolah Sepi Tanpa Si Kecil
Tak hanya menanyakan kabar, admin Little Aresha juga sering melancarkan jurus rayuan dengan menyebut para pengasuh merindukan kehadiran sang anak.
Siapa sangka, di balik kata kangen tersebut, polisi justru menemukan fakta bahwa anak-anak diikat tangan dan kakinya sejak pagi hari saat berada di daycare.
3. Topeng Agamis: Banjir Doa dan Istilah Arab
Setiap kali orangtua mengabarkan kondisi keluarga atau anak sedang sakit sehingga membutuhkan bantuan sekolah, admin selalu merespons dengan kata-kata yang sangat agamis dan santun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular