Lifestyle / Komunitas
Rabu, 20 Mei 2026 | 07:05 WIB
Salah satu penjual di Lapak Hewan Qurban Batuampar Batam, Tengah Memberi Makan Sapi Qurban, Jumat (2/7/2021) (Suarabatam.id/nando)
Baca 10 detik
  • Menawar harga hewan qurban hukumnya mubah dalam ranah muamalah.
  • Mitos larangan menawar muncul karena salah paham terhadap hadis dhab.
  • Pembeli harus memperhatikan syarat sah dan etika tawar-menawar.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak dari Anda yang mulai berburu kambing atau sapi untuk berkurban. 

Saat berada di pasar hewan, aktivitas tawar-menawar harga tentu menjadi hal yang lumrah.

Namun, sering kali muncul selentingan di masyarakat bahwa harga hewan kurban tidak boleh ditawar agar pahalanya tidak berkurang. 

Benarkah demikian? Mari kita bedah hukumnya secara agama agar Anda tidak ragu lagi saat bertransaksi.

Ibadahnya Kurban, Belinya Muamalah

Perlu dipahami bahwa berqurban memang sebuah ibadah kepada Allah SWT. 

Hewan Qurban [Dok Pemkot Bogor]

Namun, proses membeli hewannya masuk ke dalam ranah muamalah atau urusan duniawi (jual beli biasa).

Menurut para ulama, termasuk Ustadz Abdul Somad, hukum menawar harga hewan kurban adalah Mubah atau Boleh. 

Tidak ada dalil syariat yang melarang tawar-menawar dalam transaksi ini. Hal ini sama saja dengan Anda menawar harga kain sarung untuk salat atau menentukan ongkos perjalanan haji, sehingga ibadahnya tetap sah meski proses transaksinya melalui negosiasi harga.

Baca Juga: 5 Lipstik dengan Kandungan Serum untuk Melembapkan dan Mencerahkan Bibir

Mengapa Ada Mitos Dilarang Menawar Hewan Kurban?

Mitos ini biasanya muncul karena salah paham terhadap sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim. 

Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menyarankan untuk berqurban dengan hewan yang paling mahal.

Namun kalau ditawar, harganya jadi murah dan bukan yang paling mahal lagi. 

Meski begitu, banyak ahli hadis menilai riwayat tersebut dhaif atau lemah karena ada perawi yang tidak dikenal.

Jika hadis itu digunakan, maksud paling mahal adalah anjuran untuk memilih hewan yang paling berkualitas. 

Load More