Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi sendok, garpu, dan pisau logam (Freepik/freepik)
Baca 10 detik
  • Sendok logam ternyata disebut bisa membantu membuat daging lebih cepat empuk saat direbus.
  • Hal ini berkaitan dengan kemampuan logam menghantarkan panas lebih stabil di dalam panci.
  • Selain itu, ada juga teknik rebus 5-30-7 dan bahan alami yang membantu mengempukkan daging.

Suara.com - Apakah benar sendok bisa melembutkan daging saat direbus? Pertanyaan ini sering kali muncul, terutama menjelang Iduladha seperti sekarang.

Cara ini cukup sering dipakai di dapur rumahan karena dianggap membantu membuat daging lebih cepat empuk tanpa perlu menggunakan panci presto.

Meski terdengar sederhana, ternyata metode ini memang memiliki penjelasan ilmiah terkait proses penghantaran panas saat perebusan berlangsung.

Menyadur informasi dari laman IPB University pada Jumat, 22 Mei 2026, dijelaskan bahwa penggunaan sendok atau garpu logam dalam rebusan memang dapat membantu mempercepat proses empuknya daging.

Hal tersebut berkaitan dengan sifat logam sebagai konduktor panas yang mampu menghantarkan dan mempertahankan suhu panas lebih stabil di dalam panci.

Ilustrasi daging kurban (Freepik)

Benarkah Sendok Bisa Membantu Daging Cepat Empuk?

Keberadaan sendok logam dalam air rebusan disebut dapat membantu meningkatkan dan mempertahankan panas air serta udara di dalam panci lebih cepat dan stabil.

Panas tersebut kemudian ditransfer ke jaringan daging sehingga proses pelunakan bisa berlangsung lebih cepat dibandingkan perebusan tanpa sendok atau garpu logam.

Meski begitu, penggunaan sendok bukan satu-satunya faktor yang menentukan cepat empuknya daging. Jenis daging, ukuran potongan, hingga lama perebusan juga ikut memengaruhi hasil akhirnya.

Baca Juga: Jangan Mubazir! 5 Kebiasaan Ini Bikin Daging Kurban Cepat Membusuk

Teknik Rebus 5-30-7 untuk Membuat Daging Empuk

Selain menggunakan sendok logam, ada juga teknik merebus tanpa panci presto yang dikenal dengan metode rebus 5-30-7.

Teknik ini dilakukan dengan merebus daging selama 5 menit dalam air mendidih menggunakan api sedang hingga besar dan panci tertutup. Setelah itu, api dimatikan lalu daging didiamkan selama 30 menit.

Tahap berikutnya, api dinyalakan kembali dan daging direbus lagi selama 7 menit. Metode ini disebut dapat membantu menjaga panas tetap terperangkap secara stabil di dalam daging.

Cara tersebut dinilai mampu membantu proses degradasi otot berjalan optimal tanpa membuat protein menyusut berlebihan. Oleh karena itu, tekstur daging bisa lebih empuk dan tidak mudah menjadi keras atau alot.

Bahan Alami untuk Membantu Mengempukkan Daging

Load More