- Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengkritik frekuensi kunjungan kerja luar negeri Presiden Prabowo Subianto.
- Dino menyarankan efisiensi anggaran melalui pengurangan kunjungan kerja.
- Pemerintah menanggapi bahwa kunjungan luar negeri sudah efisiensi jumlah rombongan lebih ramping.
- Kurangi secara signifikan frekuensi kunjungan luar negeri.
- Hindari kunjungan mendadak yang kurang terencana.
- Prioritaskan kunjungan dengan agenda konkret dan hasil yang terukur.
- Lebih banyak menerima tamu negara di Indonesia.
- Tingkatkan diplomasi melalui duta besar dan pejabat senior di kementerian.
Kritik ini muncul setelah Prabowo melakukan beberapa kunjungan berulang, seperti ke Prancis. Data menunjukkan bahwa dalam periode November 2024 hingga April 2026, Prabowo telah melakukan sekitar 49 kunjungan luar negeri, atau menghabiskan hampir 95 hari di luar negeri.
Respons Pemerintah atas Kritik Dino Patti Djalal
Istana dan pemerintah merespons kritik Dino Patti Djalal. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa jumlah rombongan Prabowo lebih ramping (50-60 orang) dibandingkan era sebelumnya yang bisa mencapai lebih dari 120 orang.
Teddy juga menilai kunjungan Presiden Prabowo membawa hasil konkret seperti kerja sama investasi, pengamanan energi, dan alutsista.
Sementara Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari juga menekankan manfaat kunjungan bagi kepentingan nasional, termasuk pembukaan peluang ekonomi dan penguatan posisi Indonesia di kancah global.
Presiden Prabowo sendiri pernah menyatakan bahwa kunjungan dilakukan untuk mengamankan kebutuhan strategis seperti minyak dan memperkuat diplomasi ekonomi.
Pada akhirnya, sebagai pakar yang pernah berada di dalam sistem, pandangan Dino memberikan perspektif berharga. Meski bukan pejabat negara lagi, suaranya tetap didengar karena rekam jejak dan kredibilitasnya di bidang hubungan internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi