Pernah dikenal sebagai crazy rich Bandung, nasib Doni Salmanan terpaksa berakhir di penjara lantaran terlibat kasus penipuan trading.
Doni Salmanan ditetapkan menjadi tersangka pada Maret 2022 lalu. Kasusnya terus bergulir sampai akhirnya hakim memvonis suami dari Dinan Nurfajrina tersebut dengan hukuman penjara 4 tahun.
Dalam putusannya, hakim juga memutuskan tidak menyita aset milik Doni Salmanan. Ia bahkan tidak diwajibkan untuk mengembalikan uang milik korban.
Atas vonis tersebut, jaksa kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung. Apes bagi Doni Salmanan, Pengadilan Tinggi Bandung justru memperberat hukumannya menjadi 8 tahun penjara.
Tak hanya itu, Doni Salmanan juga diberi hukuman denda sebesar Rp1 miliar.
Dalam unggahan akun Instagram @lambe_turah, warganet ramai memberikan komentar atas hukuman Doni Salmanan yang lebih berat daripada sebelumnya. Tak sedikit yang kaget karena ternyata putusan banding bisa lebih berat daripada putusan sebelumnya.
"Tidak selamanya putusan banding lebih ringan," tulis caption di akun nstagram @lambe_turah, Rabu (22/2/2023).
Warganet pun auto membandingkannya dengan hukuman yang diterima Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang juga melibatkan Ferdy Sambo.
"Yang kaya gini 8 tahun. Yang terlibat pembunuhan cuma 1 tahun lebih," komentar warganet membandingkan.
Baca Juga: RB Leipzig vs Manchester City, Citizens Dipastikan Tanpa Kevin de Bruyne
"Sayang Doni 8 tahun, harusnya tambahin ngedor orang juga biar bisa diringankan," balas yang lainnya.
Oh berarti Bharada E nggak menutup kemungkinan bakalan ditambah lagi hukumannya, ya," simpul warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!