/
Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:48 WIB
Kolase Foto Rafdi Marajabessy dan Mario Dandy. (istimewa)

Rafdi Marajabessy, anak pejabat Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen yang menjadi seorang pekerja bangunan kembali viral di media sosial.

Sebelumnya, Rafdi sudah pernah mencuri perhatian publik pada 2019 lalu.

Hal itu bermula ketika akun Facebook benama Muhammad Naoval mengunggah foto-foto Rafdi tengah bekerja sebagai kuli bangunan, Kamis (4/6/2019).

“Dia Ini Anaknya Wakil Walikota Tidore tapi dalam kehidupan kesehariannya sangat sederhana dan mandiri, malahan berkerja sebagai Kuli Bangunan!" tulis Naoval saat itu.

Dalam foto-foto yang diunggah Naoval, Rafdi terlihat sedang mengangkut pasir dengan mengenakan sendal jepit, celana pendek dan kaos lengan panjang.

Sosok Rafdi yang nampak sederhana dan pekerja keras padahal anak seorang pejabat membuat masyarakat merasa salut.

Kini, tiga tahun berselang, kisah Rafdi kembali viral di media sosial usai kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap David menjadi perhatian publik.

Sejumlah warganet pun membandingkan sosok Rafdi dengan Mario Dandy yang dikabarkan suka memamerkan kemewahan.

"Anak Pejabat yang Pilih Hidup Sederhana Jadi Kuli Bangunan, Netizen: Lihat Ini Mario !" begitu tulisan yang tertera pada unggahan akun instagram @gosipnyinyir2 seperti dikutip mamagini.suara.com pada Jumat (3/3/2023).

Baca Juga: Ingin Anak Memiliki Sikap Empati? Yuk Terapkan 8 Cara Menumbuhkannya!

Unggahan akun tersebut pun segera dibanjiri komentar warganet.

Sejumlah warganet merasa salut dengan Rafdi, namun sejumlah warganet ada pula yang mengkritisi.

"Ga gitu juga sih ngajari anak mandiri mnrt aku. Kasian liatnya. Bisa dngn cara nyekolahin yg bagus. Smbil dibimbing enterpreneur. Krna kan posisinya bapaknya mampu(punya harta cukup) buat nyekolahin anaknya." ujar warganet.

"Ya ga gini juga … setidaknya sekolah dan jadi guru untuk mendidik anak2 menjadi seperti ayahnya beliau agar lebih banyak lagi" kata netizen lainnya.

"Kuli bukn sembarang kuli ya bang, bngga itu klo kt brdri hsil sndri bkn krn org tua apa lg soal hrta ,ttp jd bgni ya bang biar jd panutan , klo udh jd panutan ttp rendh hti " ungkap netizen salut.

"1 kata "Bangga" tdk bergantung pd nama/hrta org tua.. hiduplah sebagai PERINTIS bukan PEWARIS.." kata warganet.

Load More