Beredar kabar yang menarasikan bahwa hari ini merupakan hari terakhir bagi Ferdy Sambo karena eksekusinnya dipercepat.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 87,3 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah video yang diunggah pada 29 Maret 2023.
"HARI TERAHIR BAGI FERDI SAMBO // EKSEKUS DIPERCEPAT DARI YANG DITENTUKAN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (30/3/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi berikut:
"HARI TERAHIR BAGI SAMBO
EKSEKUSI SAMBO DIPERCEPAT DARI TANGGAL YANG DITENTUKAN"
Namun begitu, apakah benar eksekusi Ferdy Sambo dipercepat?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa eksekusi Ferdy Sambo dipercepat.
Baca Juga: 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat Fitrah, Lengkap dengan Takaran dan Niat
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan eksekusi Ferdy Sambo dipercepat.
Sebagaimana diberitakan, Ferdy Sambo mendapatkan vonis hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Atas vonis tersebut, Ferdy Sambo mengajukan upaya banding.
Hasil banding Ferdy Sambo baru akan dibacakan pada 12 April 2023 mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan eksekusi Ferdy Sambo dipercepat merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Curhat Mahfud MD saat Rapat Bahas Transaksi Rp 349 T di DPR: Saya Selalu Dikeroyok Setiap Ke Sini
-
CEK FAKTA: Dipimpin Mahfud MD, KPK Tetapkan Sri Mulyani Otak Utama 300 T
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Bongkar Rahasia Ilegal Kapolri Sebelum Dieksekusi
-
CEK FAKTA: Nagita Slavina Izinkan Raffi Ahmad Menikah dengan Mimi Bayuh
-
Cek Fakta: Sarwendah Resmi Peluk Agama Islam, Gus Miftah Tuntun Baca Syahadat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1