Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan, berkali-kali menarik perhatian masyarakat, termasuk setelah terjadinya debat sengit dengan Menteri Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD.
Pada waktu itu, Arteria menegaskan kemungkinan adanya pidana terkait pengungkapan data transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun yang dibongkar oleh Mahfud MD.
Dan perlu dicatat bahwa ini bukan satu-satunya peristiwa yang membuat Arteria menjadi sorotan publik. Selain itu, ada apa saja kontorversi terkait politisi PDIP ini? Berikut rangkumannya.
1. Mengancam Mahfud MD dengan Pidana
Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR, menyinggung tentang ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun bagi pelanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, terutama yang berhubungan dengan kewajiban merahasiakan dokumen yang terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU). Ancaman tersebut ditujukan kepada Mahfud MD yang membuka kasus transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun.
2. Menolak Operasi Tangkap Tangan terhadap Aparat Hukum
Arteria Dahlan, anggota Komisi III DPR RI pada kunjungan kerja di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya November 2021, mengatakan bahwa dirinya tidak setuju adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap aparat penegak hukum seperti jaksa, hakim, dan polisi. Menurutnya, OTT terhadap hakim, jaksa, dan polisi tidak bisa menjamin penyelesaian masalah secara tepat.
3. Mengecam Profesor Emil Salim
Dalam program "Mata Najwa episode Ragu-ragu Perppu," Arteria menunjukkan kekesalannya. Arteria membahas alasan pembentukan dewan pengawas KPK dan berbicara tentang beberapa kasus korupsi yang menurutnya tidak diangkat oleh KPK, seperti kasus dana bencana. Profesor Emil Salim menyatakan bahwa ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan, tetapi Arteria menolak pandangan tersebut.
Baca Juga: Angga Yunanda Pamer Foto Bareng Choi Siwon, Komentar Shenina Cinnamon Jadi Sorotan
4. Menghina Kementerian Agama
Arteria menggunakan kata 'Bang***t' kala membahas kasus penipuan ibadah umrah dalam rapat kerja antara Komisi III dengan Jaksa Agung RI, Muhammad Prasetyo. "Ini Kementerian Agama bang***t pak, semuanya pak. Saya buka-bukaan," ucap Arteria di Gedung DPR RI di Jakarta pada Rabu (28/3/2018) lalu.
5. Ngotot Meminta DPR Dipanggil dengan Sebutan "Yang Terhormat"
Ketika September 2017 silam, Arteria Dahlan dari DPR sempat melayangkan pernyataan bernada protes karena pimpinan KPK tidak memanggil DPR dengan sapaan yang terhormat. Hal itu disampaikan oleh Arteria saat mengikuti rapat kerja Komisi III dengan pimpinan KPK di kompleks DPR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
Catat Tanggalnya! Evan Eks ENHYPEN Siap Debut Solo Lewat Single Ride Or Die
-
Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna
-
4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run
-
Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari
-
Hery Gunardi: Perbankan Nasional Tetap Sehat dan Siap Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika
-
Heboh 6 Tahanan Kabur saat Tiba di Pengadilan Pekanbaru
-
Siapa Titin Rita Lestari? Ketua Tim BPK Sumsel yang Kini Jadi Tersangka KPK Bersama Edison
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit