Metro, Suara.com- Beragam komunitas sepeda tua tumbuh dan aktif' berkegiatan di kota Metro sejak satu dekade terakhir Jenis sepeda yang mereka pakai pun beraneka ragam, dari ontel berusia puluhan tahun hingga sepeda dengan tinggi lebih dari 2 meter, penny farthing, komunitas-komunitas itu juga mendorong budaya bersepeda di masyarakat.
Akhmad atau yang biasa disapa Amek (52) mengecek koleksi sepeda onthel miliknya, Rabu (8/2/2022), di rumahnya di Kelurahan Iring Mulyo, Kota Metro. Bapak satu cucu ini menunjukkan deretan sepeda onthel yang terparkir rapi di rumahnya, Meski usianya sudah puluhan tahun, sepeda-sepeda tersebut masih tampak terawat. Adapun sebutan onthel sendiri merujuk sepeda kuno keluaran Eropa berukuran tinggi besar, karena disesuaikan postur orang Eropa.
”Saya punya kurang lebih 10 sepeda onthel. Sepeda yang tertua buatan tahun 1930-an dan yang paling muda tahun 1970,” ungkap Amek. Ia juga bercerita, selain dirinya juga ada beberapa rekan paguyuban juga mengoleksi belasan hingga puluhan sepeda berbagai jenis dan merek buatan Eropa.
Amek sendiri merupakan salah seorang pendiri Paguyuban Onthel Ria Metro (Potret ) yang merupakan paguyuban sepeda onthel pertama di Kota Metro yang beranggotakan pencinta sepeda onthel di Kota Metro. Di kalangan komunitas sepeda di Metro bahkan Lampung nama Amek sudah dikenal luas karena telah aktif di dunia sepeda sejak belasan tahun silam.
”Komunitas Potret sendiri telah berdiri sejak 1 Oktober 2008 dan saat ini sudah berusia 14 tahun,” tuturnya.
Menurutnya Potret terbentuk karena kesamaan minat para anggotanya yang hobi mengoleksi dan menggunakan sepeda onthel sehari-hari yang juga gelisah akan nasib sepeda onthel yang terpinggirkan karenanya diperlukan langkah kongkrit untuk melestarikannya.
Amek mengatakan, ada berbagai macam merek sepeda onthel, misalnya Gazelle, Raleigh, Simplex, Burgers, Humber, Fongers, Norton, Mister dan sebagainya. Sepeda-sepeda itu produksi pabrikan dari sejumlah negara, misalnya Belanda, Jerman, Inggris, India, dan Jepang
”Harga sepeda onthel itu tidak ada patokannya. Saya pernah membeli onthel seharga Rp 500.000, tetapi ada juga yang Rp 3 juta, Rp 5 juta, bahkan Rp 20 juta,” ungkapnya.
Selain karena kecintaan terhadap sepeda tua, Amek menyebut Potret juga dibentuk karena keresahan melihat makin terpinggirkannya sepeda sebagai salah satu alat transportasi.yang pernah ada.
“Oleh karena itu, Potret ingin mempromosikan aktivitas bersepeda secara menarik. Itulah kenapa, dalam berbagai kesempatan, selain menggunakan sepeda onthel, anggota Potret juga kerap memakai kostum-kostum unik, misalnya seragam prajurit era kemerdekaan, nuansa jadul kolonial dan pakaian budaya nusantara,”jelasnya.
Selama belasan tahun aktif, Potret telah menggelar berbagai acara, baik internal maupun melibatkan pihak luar. Paguyuban itu juga beberapa kali menggelar acara bertaraf nasional, misalnya Kumpul bareng Onthel tahun 2010 , Metro Onthel Carnival 2012 yang diikuti para penggemar sepeda onthel dari berbagai kota di Indonesia. Kumpul bareng Onthelis Nasional itu terdiri dari rangkaian acara, misalnya pameran sepeda, pameran foto, simposium, bazar, dan bersepeda bersama.
Acara serupa kemudian digelar lagi pada 2011 dengan tajuk ” Metro Colonies Fietsen” yang diikuti sekitar 1.500 pemilik sepeda onthel dari 70 paguyuban dari sejumlah kota di Lampung bahkan nasional yang menjadi inspirasi terbentuknya Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Lampung dengan Tutut Zatmiko sebagai ketua pertama.
Saat ini, ada 35 orang anggota Potret yang masih aktif. Selama pandemi Covid-19, para anggota Potret kadang masih berkumpul untuk bersilaturahmi dan bertukar informasi mengenai sepeda ontel tentu dengan protokol kesehatan.
”Paguyuban ini menyebut anggotanya sebagai kerabat atau sedulur untuk mendekatkan sesama anggota,” ujar Amek.
Menariknya selain aktif di Potret , Amek juga menginisiasi mengembangkan aktivitas wisata bersepeda Di pedesaan Metro, mengeksplore tempat tempat wisata dan peninggalan sejarah. Dalam aktivitas itu, para wisatawan rencana akan diajak bersepeda keliling desa sambil berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Berita Terkait
-
Foto Vulgar Hasil Editan AI Viral, Freya JKT48 Batal Diperiksa Polisi Hari Ini
-
Meriam Bellina - Ikang Fawzi Perankan Orang Tua dengan Ujian Berat di Film "Titip Bunda di Surga-Mu"
-
5 Potret Lawas Denada dan Ressa, Belum Tahu Berfoto dengan Ibu Kandung
-
Berat Badan Jadi Sorotan, Audy Item Ungkap Perjuangan Diet dan Olahraga
-
CERPEN: Ketikan Mereka Membunuhku!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Acara Siraman Syifa Hadju Berlangsung Khidmat, Kris Dayanti Puji Kecantikan Calon Pengantin
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Depan, Cek Peluang Emas bagi Libra dan Pisces