Bakal calon presiden Partai NasDem, Anies Baswedan diangkat menjadi salah satu anggota Pendiri Dewan Penasihat Internasional Institute of ASEAN Studies di Universitas Oxford.
Hal ini yang kemudian membuat berbagai pujian sontak diluncurkan pada bakal calon presiden (bacapres) Partai NasDem.
Menanggapi berbagai pujian pada Anies, pegiat media sosial sekaligus akademisi Ade Armando menyebutkan bahwa sebenarnya Anies lah yang terlebih dahulu mendekati pihak Oxford.
"Anies memang secara akrif mendekati Oxford," ujar Ade Armando.
"Pada 17 Mei tahun lalu di Instagramnya, tertulis kisahnya datang untuk menjajaki kerjasama dengan Oxfod, menurut Anies Pemprov DKI tengah menjajaki kerjasama dengan Blavanik School of Governmen di Univesitas Oxford, khususnya mengenai pegembangan kebijakan publik di Jakarta," imbuhnya.
Menurut Ade, pada Agustus giluran Oxfodr mendatangi Jakarta untuk menirikan pusat kajian ASEAN. Mendekati pihak luar terlebih dahulu menurut Ade sudah menjadi ciri khas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Kita harus paham duduk perkaranya, apa yang dilakukan ini adalah khas Anies," ujar Ade.
"Saya jadi teringat ketika Anies akhir tahun lalu, digembar-gemborkan menjadi pembicara di G-20, dia benar menjadi pembiara di salah satu acara yang terkait G-20 tapi itu haru mendafar terlebih dahulu, soal Oxfod agak mirip-mirip lah," tambahnya.
Dia kemudian menyebutkan bahwa tim Anies memang jeli membaca peluang untuk menaikkan namanya.
"Tim Anies jeli melihat peluang itu, dengan menjadi pendiri pusat kajien itu nama Anies terangkat saya yakin ada dana dari Pemprov DKI yang mendukung pengambangan pusat kajian tersebut," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali