Beredar kabar bahwa bakal calon presiden Partai NasDem Anies Baswedan mengirimkan uang dana hibah miliaran ke istrinya. Anies diklaim memberikan dana APBD tersebut sebesar Rp63 miliar.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun bernama @LadyZebo di jejaring media sosial Twitter pada 23 Desember 2022.
Dalam cuitannya, dia mengunggah gambar tangkapan layar artikel berita soal dugaan sup dana hibah yang melibatkan Khofifah Indar dan Emil Dardak.
Selain itu terdapat tangkapan layar dari berita mengenai polemik dana hibah APBD DKI Jakarta untuk Bunda PAUD.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"Ke mana KPK ketika Anies kasih dana hibah Rp 63 Miliar ke Bunda PAUD yang tidak lain adalah istrinya sendiri???" tulis cuitan akun @LadyZebo.
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim soal Anies transfer dana APBD Rp63 miliar ke istrianya adalah salah.
Baca Juga: Boeing 737-800 Bermasalah, Satu Mesin Mati Hingga Qantar Air Umumkan Mayday
Faktanya, informasi tersebut merupakan kabar hoaks yang sudah berulang kali disebarkan.
Dikutip dari Merdeka.com, mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan belanja hibah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rp63 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2018.
Saat itu istri Gubernur Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis, dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Provinsi DKI Jakarta pada 16 November 2017.
Gubernur Anies menyampaikan apresiasi kepada para pendidik PAUD, karena tahap ini sangat penting bagi pendidikan anak sebelum dewasa.
Melansir Medcom, jabatan Bunda PAUD merupakan predikat yang diberikan kepada istri kepala pemerintah dan kepala daerah di semua tingkatan. Mulai dari presiden, gubernur, bupati/walikota, camat, kepala desa dan lurah) atau disandang langsung oleh kepala pemerintahan dan kepala daerah perempuan.
Bunda PAUD diikhtiarkan sebagai penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan bagi anak usia dini (0-6 tahun) di wilayahnya guna mendukung terwujudnya layanan PAUD Berkualitas.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tiko Terbukti Saudara Pak Harto, Keluarga Cendana Siap Menjemput, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Hasil Tes Sudah Final, Tiko Akhirnya Dijemput Keluarga Cendana, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Seret Nama Tri Rismaharini dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos, Benarkah?
-
Pantas Kerap Serang Anies, Fahri Hamzah cs Ternyata Ingin Nyapres? Diskakmat Refly Harun: PD Boleh, tapi...
-
CEK FAKTA: SBY dan AHY Tak Terima Lukas Enembe Ditangkap KPK, Benarkah?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan