Beredar kabar mengenai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menemukan uang Rp16,2 miliar.
Dalam kabar ini disebutkan jika uang senilai miliaran rupiah tersebut merupakan hasil korupsi dana bantuan sosial (Bansos) yang dilakukan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Senin (23/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"INILAH TUMPUKAN UANG 16,2 MILIAR.HASIL KORUPSI GIBRAN - BREAKING NEWS-AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. TUMPUKAN UANG RP16,2 MILIAR KORUPSI DANA BANSOS GIBR4N DI SETOR KE NEGARA REPUBLIK INDINESIA."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto tumpukan uang yang telah disita oleh lembaga rasuah tersebut. Tampak pula sosok pria bermasker hitam yang diduga putra sulung Presiden Joko Widodo.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Tergulung Ombak dengan 4 Temannya, Satu Remaja Hilang di Pantai Pulau Merah
Berdasarkan penelusuran, klaim KPK menemukan uang senilai Rp16,2 miliar dari hasil korupsi Bansos yang dilakukan oleh Gibran adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 3 menit 11 detik ini tidak berisi mengenai penemuan uang hasil korupsi yang dilakukan oleh Gibran.
Video ini justru berisi penjelasan mengenai kasus korupsi yang dilakukan oleh mantan Menteri Sosial Juliari Batubara.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul KPK Setor Barang Bukti Korupsi Bansos Rp 16,2 Miliar ke Negara yang diunggah oleh media Kompas.com.
Artikel ini mengulas terkait uang rampasan KPK dari kasus korupsi yang dilakukan oleh Juliari Batubara. Bedanya, nama Juliari diganti dengan nama Gibran oleh si narator.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Gibran terjerat dalam kasus korupsi.
Tag
Berita Terkait
-
Mas Wali Ungkap Kaesang Pangarep Tertarik Terjun ke Politik, Minta Restu ke Presiden Jokowi: Siap Saingan dengan Gibran?
-
KPK Catat 600 Kasus Korupsi Dana Desa, Yakin Masa Jabatan Kades Diperpanjang 9 Tahun?
-
KPK Telisik Pengelolaan Dana Otsus Papua oleh Lukas Enembe, Termasuk Dugaan Mengalir ke Meja Judi
-
Beda dari Gibran Rakabuming yang Dibilang Selvi Ananda Terlalu Cuek, Erina Gudono Justru Sebut Kaesang Pangarep Romantis
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?
-
Bullet Head: Ketika Penjahat Kelas Kakap Terjebak dalam Labirin Maut, Malam Ini di Trans TV
-
19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
-
Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana