Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak, kembali membongkar upaya intervensi untuk membuat Ferdy Sambo tidak mendapatkan hukuman yang setimpal.
Kali ini Kamaruddin menyampaikan informasi yang diketahuinya berkaitan dengan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya, yaitu soal keberadaan gerakan bawah tanah untuk memengaruhi vonis Sambo.
Hal ini seperti disampaikan Kamaruddin di program Kontroversi unggahan kanal YouTube MetroTV. Dengan tegas Kamaruddin menyebut gerakan semacam ini bahkan sudah dialaminya sejak pertama kali kasus pembunuhan berencana Brigadir J mencuat.
"Jadi gerakan bawah tanah itu ada, bahkan yang pertama kali mengalami itu dalam kasus ini saya. Berapa banyak 'bintang-bintang' yang datang ke kantor saya, termasuk mengatur pertemuan di luar," ungkap Kamaruddin, dikutip pada Jumat (27/1/2023).
"Bahkan menjanjikan hal-hal yang besar," sambungnya. "Iya betul, (tujuannya) supaya tidak terungkap kasus ini."
Tak main-main, menurut Kamaruddin, imbalan yang bisa diterimanya apabila menurut begitu besar. Bahkan Kamaruddin sampai mengibaratkannya seperti dirinya tinggal memetik buah dari area kebun yang tidak perlu susah payah ia tanam.
"Saya saja dijanjikan kok. Kalau misal saya datang ke suatu tempat, saya dapat satu lantai gedung, berikut dengan klien-kliennya disiapkan. Ibaratnya itu kebun sawit tinggal metik buahnya saja," jelas Kamaruddin.
Namun saat itu Kamaruddin menolak dengan tegas. "Tetapi saya bilang kami punya leluhur sampai saya tidak ada garis keturunan pengkhianat," ucapnya.
"Saya minta luruskan dulu, setelah lurus nanti siapa pelakunya, siapa korban, siapa saksi, nanti akan saya bantu pertemukan dengan keluarga Brigadir Yosua, dan saya minta memaafkan kalau sudah lurus," imbuhnya.
Hanya saja Kamaruddin memang tidak menjelaskan detail siapa saja oknum-oknum yang sudah mencoba mencegahnya membuka kasus pembunuhan Yosua tersebut.
Pasalnya bila merujuk pada kata "bintang", maka kemungkinan yang dimaksud Kamaruddin adalah oknum-oknum pejabat dari institusi pertahanan dan keamanan.
Berita Terkait
-
Sebut Penasihat Hukum Tak Profesional, Jaksa Pastikan Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua!
-
Sambo Tetap Ditakuti? Ketua IPW: Internal Polri Tak Ingin Sambo Dihukum Berat Supaya Rahasia Aman
-
Pleidoi Sambo Ditolak Mentah-mentah, Jaksa: Tak Punya Dasar Yuridis yang Kuat!
-
AKP Irfan Widyanto Dituntut 1 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Juta Kasus Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Dijatuhi Hukuman Mati Usai Hakim Tolak Pleidoi, Benarkah?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris