Ketiga partai koalisi siap melahirkan Piagam Koalisi, dan cawapres akan dipilih siapa saja yang mampu mendongkrak kemenangan.
Sudirman Said, utusan Anies Baswedan untuk tim koalisi menyatakan bahwa poin-poin piagam koalisi sudah selesai dibahas dalam tim kecil berisikan delapan orang anggota tetap.
Dikutip dari kantor berita Antara, anggota tim kecil koalisi ini berisikan unsur Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, nasional Demokrat atau Nasdem, serta dan Demokrat.
Ketiga unsur ini rutin melalukan pertemuan, termasuk pada Jumat (27/1/2023) saat bertemu dan santap siang bersama di rumah Anies Baswedan.
"Materi-materi poinnya sudah kami bahas, tapi mungkin perlu finalisasi," paparnya di Jakarta, awal pekan ini (30/1/2023).
Nantinya, poin-poin ini akan dijadikan dokumen resmibernama Piagam Koalisi. Penandatanganan bakal dilakukan setelah pimpinan partai bertemu secara formal.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Sohibul Iman mengatakan tim kecil yang dibentuk koalisi tiga partai untuk menggodok empat hal penting. Yaitu yakni platform, pasangan, pemenangan, serta portofolio.
"Keempat hal inilah yang kami bahas. ketika kami sepakat dengan empat hal ini, itulah yang menjadi pertimbangan paling mendasar pilihan kepada calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan," ujar Sohibul Iman.
Ia menambahkan bahwa partai menyerahkan penentuan calon wakil presiden (cawapres) kepada Anies Baswedan.
"PKS memiliki sikap bahwa proses penentuan cawapres itu semua partai berhak mengajukan. Namun pada akhirnya pemilihan diserahkan kepada capres, tentu saja melalui mekanisme yang objektif," tukas Sohibul Iman.
Ia juga menegaskan selama cawapres yang dipilih itu mendongkrak kemenangan, siapa pun dia, tidak harus kader PKS.
"PKS tetap akan dalam koalisi ini," ungkap Sohibul Iman.
Ia menjelaskan alasan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden merupakan hasil musyawarah Majelis Syura PKS pada Agustus 2022.
Terdapat tiga kriteria untuk calon presiden yang diusung PKS. Yaitu sosok simbol perubahan, sosok nasionalis religius, dan memiliki elektabilitas yang memungkinkan untuk menang.
"Kami tidak memiliki istilah elektabilitas survei tertinggi karena dinamika hari ini tentu berbeda dengan dinamika saat 14 Februari 2024," tutup Sohibul Iman.
Berita Terkait
-
Hormati Sikap PKS Cs Dukung Anies Nyapres, Gerindra Klaim Siap Bertarung Fair di Pemilu 2024
-
Anies Sudah Kantongi Tiket Pilpres 2024, Apa Kabar Taruhan Alphard Hasan Nasbi?
-
Teman Jadi Lawan, Pasang Surut Hubungan Jokowi - Surya Paloh dari Masa ke Masa
-
Anies Dapat Tiket Nyapres Usai Didukung PKS, PDIP: Itu Hak Mereka, Kita Fokus Rumah Tangga Sendiri
-
Anies Baswedan Rajin Safari ke Daerah-Daerah Basis Prabowo Subianto, Pengamat Kasih Warning ke Bacapres Gerindra
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran