Pengamat politik Hendri Satrio menyoroti manuver Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akhirnya secara resmi menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan maju dalam Pilpres 2024.
Adanya dukungan yang diberikan PKS kepada Anies, disinyalir menjadi kode bahwa Koalisi Perubahan akan segera melakukan deklarasi.
Sehubung dengan hal tersebut, Hendri Satrio atau yang akrab disebut Hensat menyatakan bahwa adanya soft launching yang dilakukan oleh PKS ini kemungkinan akibat dari gertakan yang dilakukan Partai NasDem.
Ia menyebut jika manuver Surya Paloh Cs menyambangi markas koalisi Gerindra dan PKB menjadi pemicu mengapa PKS akhirnya secara resmi menyatakan dukungannya kepada mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Ya mungkin itu gertakannya NasDem juga berhasil kalik ya," kata Hensat seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (31/1/2023).
Meskipun demikian, Hensat mengujarkan bahwa perjalanan PKS, NasDem, dan Demokrat masih panjang untuk mengusung Anies dalam kontestasi mendatang.
"Tapi perjalanannya kan belum selesai," ujar Hensat.
"Bahwa setelah ini kan harus ada yang resmi. Artinya perlu tanda tangan dokumen nih antara empat pihak tadi, Anies Baswedan, kemudian NasDem, PKS, dan Demokrat," sambungnya.
Ia lantas menyebut jika pernyaatan dukungan yang dilakukan PKS seperti layaknya Ahmad Syaikhu Cs sedang melakukan soft launching Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Baca Juga: Total Cetak 8 Gol, Ini Statistik Lengkap Witan Sulaeman di Benua Biru
"Makanya disebutnya soft launching karena belum ada penandatanganan," terang Hensat.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Bantah Bujuk Jokowi untuk Jegal Anies Maju Pilpres 2024
-
'Jangan Recoki Capres-Cawapres Lain' Kader PKB Sentil Sandiaga Uno, Gegara Ngoceh Soal Perjanjian Prabowo-Anies?
-
Anies Baswedan Peroleh Dukungan PKS, Penentuan Cawapres Diserahkan Kepadanya
-
Anies Sudah Kantongi Tiket Pilpres 2024, Apa Kabar Taruhan Alphard Hasan Nasbi?
-
Teman Jadi Lawan, Pasang Surut Hubungan Jokowi - Surya Paloh dari Masa ke Masa
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami